TANTRUM - Generasi muda diingatkan untuk terus menghormati jasa pahlawan. Pesan ini terungkap saat memperingati Hari Veteran Nasional di Kantor LVRI Kota Bandung, Jalan Aceh, Rabu 10 Agustus 2022.
Meski demikian, para veteran pun wajib mengapresiasi gerakan yang telah dilakukan oleh generasi saat ini.
"Saya harap veteran tetap semangat menjadi pelopor teladan bagi masyarakat juga unggul mewujudkan Indonesia maju dan sejahtera," kata Ketua LVRI Kota Bandung, Padmo Notowisasto.
Ia mengatakan, masa saat ini situasi jauh berkembang pesat. Segalanya tumbuh dengan dinamis dan kompleks. Hal itu bisa menyebabkan muncul berbagai ancaman, baik militer atau non militer.
Hal itu harus menjadi tanggung jawab seluruh elemen rakyat saat menghadapi ancaman tersebut.
"Penanaman nilai sadar bela negara ditopang kekuatan TNI. Komponen utama pertahanan negara, kunci kekuatan menghadapi masuknya potensi ancaman," ujarnya.
"Kekuatan identitas jati diri bangsa membangun persatuan dan kesatuan komponen bangsa," tutunya
Menurutnya, memperingati Hari Veteran Nasional merupakan momen untuk mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan.
Peringatan Hari Veteran Nasional juga untuk mengenang gencatan senjata pada tanggal 10 Agustus 1949 setelah para Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia melawan Tentara Belanda.
Baca Juga: Persipura Batal Uji Coba Lawan Semen Padang Jelang Kick-off Liga 2
"Tema peringatan ini Membangun Indonesia yang Sejahtera didasari Oleh Jiwa Semangat dan Nilai Nilai Kejuangan 45. Tema ini mengajak kita untuk terus membantu Indonesia dengan memanfaatkan komponen bangsa para veteran indoensia, hidup sejahtera dengan menerapkan semangat prajurit 45 yang telah berkorban jiwa dan raga demi Indoensia," ungkapnya.
Padmo menegaskan, para veteran berjuang merebut dan mempertahankan negara Indonesia dilandaskan cinta tanah air.
"Saya yakin tidak minta balas jasa. Itu sebagai bukti mengabdi kepada negara," katanya.
Sementara itu, salah satu Veteran Kota Bandung, A Ramlan berpesan kepada generasi muda memelihara nilai-nilai perjuangan.
"Jangan lupa kita itu sebangsa. Kata pak Karno (Soekarno), bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak