TANTRUM - Istri dari mantan Karo Paminal Polri, Brigjen Hendra Kurniawan yakni Seali Syah mengatakan suaminya hanya korban dari Irjen Ferdy Sambo yang membuat skenario dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
"Suami saya adalah korban dari skenario Pak FS sama seperti banyaknya anggota lain yang diperiksa," kata Seali dalam instastory akun instagramya, @sealisyah, dicuplik dari CNN, Jumat, 12 Agustus 2022.
Diketahui, Brigjen Hendra Kurniawan disebut-sebut mengantar jenazah Brigadir J ke keluarganya di Jambi. Hendra juga disebut-sebut melarang keluarga membuka peti dan melihat jenazah.
Namun, Seali membantahnya. Dia menegaskan bahwa suaminya berada di rumah dan tidak ikut mengantar jenazah Brigadir J ke Jambi.
"Jadi gimana konsepnya? Suami saya ke Jambi antar jenazah dan larang buka peti? Laahhh ini ada lagi bercanda sama anaknya," kata Seali.
Seali lalu mengutarakan bahwa sepatu milik suaminya full berwarna hitam. Tak ada garis putih seperti yang dikenakan petugas saat mengantar jenazah Brigadir J ke Jambi.
"Sepatunya full hitam. Enggak ada garis putih, coba dicek lagi deh video yang beredar. Kami #korbanskenarioFS dan banyak dari kalian yang jadi korban hoax," katanya.
Saat ini, Brigjen Hendra Kurniawan termasuk personel yang diperiksa oleh tim khusus terkait dugaan tindakan yang tidak profesional saat menangani kasus kematian Ferdy Sambo.
Dia pun dicopot dari jabatannya dari Karo Paminal Div Propam Polri sejak 4 Agustus lalu.
Baca Juga: J-Hope BTS Pakai Outfit Senilai Rp 10 Juta, Netizen Heran: Tumben Murah
Hendra kini dimutasi sebagai Pati Yanma Polri. Brigjen Pol Anggoro Sukartono menggantikannya di posisi Karo Paminal Div Propam.
Sementara, Ferdy Sambo melalui secarik surat yang dibacakan oleh kuasa hukum keluarganya, Arman Hanis, meminta maaf kepada semua pihak yang terdampak dalam kasus penembakan Brigadir J.
Dia juga mengaku telah memberikan informasi yang tidak benar.
"Izinkan saya sebagai manusia yang tidak lepas dari kekhilafan, secara tulus meminta maaf dan memohon maaf sebesar-besarnya khususnya kepada rekan sejawat Polri beserta keluarga serta masyarakat luas yang terdampak akibat perbuatan saya yang memberikan informasi yang tidak benar," katanya seperti dibacakan Arman Hanis, Kamis (11/8).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini
-
4 Inspirasi Model Rambut ala Aktor Wang Anyu, untuk Tampilan yang Maskulin!
-
WR155 vs CRF150L Lebih Murah Mana? Tengok Daftar Harga Motor Trail 150cc
-
Indonesia Penghasil Gas, Kenapa Masih Butuh Impor LPG? Ternyata Begini Penjabarannya
-
Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal
-
Hyundai Pinjamkan Mobil Listrik Gratis saat Mobil Dalam Perbaikan di Bengkel Resmi
-
Saksi Sebut Bayar Makan-Hotel Abdul Wahid di London Rp36 Juta, Belum Diganti
-
Jumlah Masyarakat Kelas Menengah RI Kian Merosot, Alarm Bagi Ekonomi?
-
Kunci Jawaban Soal SNBT: Literasi Bahasa Inggris 2
-
Yasonna Laoly Minta Warga Berani Lapor Pelecehan Seksual, Termasuk yang Verbal