TANTRUM - Seekor anjing peliharaan jenis greyhound Italia yang dimiliki pasangan gay positif cacar monyet yang memiliki nama baru clade virus.
Ini merupakan kasus pertama manusia menularkan virus monkeypox ke hewan peliharaan. Pasangan gay tersebut diyakini sudah terinfeksi cacar monyet sebelumnya.
Menurut laporan Lancet Medical Journal, dicuplik dari Sindo News, Selasa, 16 Agustus 2022, anjing tersebut tidur satu ranjang dengan pasangan gay itu dan sempat menjilat kulit pemiliknya.
Sampai akhirnya ditemukan ada pustula di perut anjing tersebut, kemudian pemiliknya langsung melakukan tes PCR cacar monyet dan hasilnya positif.
Anjing tersebut tertular cacar monyet dari pasangan gay itu. Pasangan gay asal Perancis tersebut diidentifikasi berusia 44 dan 27 tahun.
Mereka menderita bisul dan ruam yang banyak ditemukan di tubuhnya sejak dikonfirmasi cacar monyet pada Juni 2022.
"12 hari setelah dinyatakan positif cacar monyet, anjing peliharaan mereka pun menunjukan gejala terinfeksi virus cacar monyet," terang laporan tersebut.
Di sisi lain, pasangan gay itu menjamin bahwa anjing mereka terisolir dari hewan maupun manusia lain.
Hal ini sejalan dengan upaya isolasi mandiri yang dilakukan kedua pria tersebut karena sama-sama terinfeksi monkeypox juga.
Baca Juga: Nathalie Holscher Minta Sule Jaga Hubungan Baik usai Cerai: Jangan Gengsi Kang!
Karena adanya temuan ini, pejabat kesehatan meminta agar siapapun yang terinfeksi cacar monyet agar menjauhkan diri dari hewan peliharaannya. Ini penting dilakukan untuk menghentikan penularan virus.
"Di negara endemik, hanya hewan liar seperti tikus dan primata yang membawa virus monkeypox. Tapi, dari laporan ini jelas bahwa kini virus bisa dibawa oleh hewan peliharaan yang begitu dekat dengan manusia," tambah laporan itu.
Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengganti nama penyakit cacar monyet atau monkeypox menjadi clades virus.
WHO kemudian menambahkan angka Romawi untuk membedakan varian virus. Penggantian nama ini karena diskriminasi yang banyak dialami monyet di beberapa negara.
Virus cacar monyet pada awalnya dinamai seperti itu karena ditemukan pertama kali pada 1958 pada monyet yang sedang diteliti di salah satu laboratorium di Denmark.
Dilansir dari situs resmi WHO, Senin (15/8/2022) sejak saat ini, nama cacar monyet digunakan.
Namun, kini nama tersebut dianggap sudah tidak relevan karena penularan virus tidak lagi akibat monyet.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
4 Rekomendasi HP Baterai Jumbo dengan Fitur Reverse Charging, Bisa Jadi Powerbank
-
Kebakaran Hebat Melalap Permukiman Padat di Kemayoran
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan