TANTRUM - Mahasiswa ITB membuat desain interior yang terinspirasi dari filosofi sarang burung. Konsep sarang burung dipilih karena sarang burung dinilai sebagai tempat yang hangat dan aman bagi burung untuk melindungi telur-telurnya.
Implementasi konsep ini berkorelasi dengan tujuan mereka untuk menciptakan ruang keluarga dengan suasana yang hangat dan nyaman agar seluruh anggota keluarga merasa betah di dalamnya.
Desain dilakukan dua mahasiswa ITB jurusan Desain Interior, Karina Alif Sajida dan Luthfiah Ayu Carissa. Karya mereka meraih prestasi dengan menempati posisi Bronze Winner dalam perhelatan Bharatika Creative Design Festival tahun 2022.
Kompetisi desain tahunan Bharatika diadakan oleh Universitas Kristen Petra Surabaya untuk berbagai disiplin ilmu, salah satunya adalah Desain Interior. Dalam kompetisi tersebut, Karina dan Carissa berfokus pada desain ruang keluarga yang mewah dan tidak monoton.
Carissa menjelaskan, keseluruhan konsep diwujudkan dalam desain ruangan yang mewah dan tidak monoton dengan kesan alami hangat. Layout ruangan dibuat melingkar untuk mengakomodasi area berkumpul yang terkesan mengikat. Penggunaan material, warna, dan pencahayaan diatur sedemikian rupa untuk menciptakan suasana hangat di dalam ruangan.
Selain itu, sentuhan paling menonjol dari desain ini adalah penggunaan pola dinding yang terinspirasi dari tekstur sarang burung berserabut. Implementasinya diwujudkan dalam bentuk pola anyaman warna emas yang bertemu dengan tekstur marmer.
“Kalau sentuhan mewahnya mungkin yang paling kelihatan itu penggunaan marmer yang jadi material utama dinding dan lantai. Ditambah dengan aksen emas sebagai pola utama, lalu didukung pencahayaan hangat yang menjadi sorotan bagi seluruh elemen desainnya,” ujar Karina, dikutip Rabu (17/8/2022).
Keduanya menjelaskan bahwa desain ruang keluarga yang menjadi kategori lomba memiliki tantangan tersendiri. Hal ini karena mereka dituntut untuk menciptakan desain yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang keluarga, tetapi juga ruang yang mengakomodasi area kerja.
Tantangan tersebut menjadi katalis bagi Karina dan Carissa untuk menemukan ide desain ruang yang unik dan tidak biasa dengan menggabungkan beberapa fungsi ruang yang ada.
Baca Juga: Extraordinary Attorney Woo Dikabarkan Lanjut ke Season 2
“Kebetulan karena kami berdua sama-sama punya pengalaman mendesain interior ruang huni saat magang, jadi kami memilih kategori living room design. Selain itu kami juga ingin coba mengeksplorasi tipe desain yang mewah,” ungkap keduanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
Terkini
-
UMKM Ramadan Fest 2026 Dipusatkan di Taman Siring Laut
-
Gabung Dewa United Hanya Batu Loncatan, Ivar Jenner Targetkan Kembali ke Eropa Lagi
-
Bye-bye Impor! SPBU Swasta Mulai Antre Borong Solar Pertamina
-
Gara-Gara Telat Ngopi, Aku Terjebak Caffeine Withdrawal Syndrome
-
Lelah di Balik Seragam: Menyingkap Beban Emosional Guru yang Tersembunyi
-
Bocoran Fitur Galaxy A57 Mencuat, Harga Samsung Galaxy A56 Kini Jadi Makin Murah
-
Dasco: Partai Gerindra Ingin Hidup untuk 1000 Tahun
-
Kunci Jawaban Dasar-Dasar Kuliner Kelas X Uji Kompetensi Halaman 76
-
Apakah Serum Anti Aging Boleh Dipakai Setiap Hari? Cek 5 Rekomendasi untuk Usia 40 Tahun ke Atas
-
Heboh 'Whip Pink' Makan Korban, Mendag Budi Turun Tangan