TANTRUM - Pertanian di wilayah Sindangbarang, Kabupaten Cianjur masih mendominasi dibandingkan dengan sektor lainnya, sekitar 90 persen masyarakatnya merupakan petani padi, jagung, maupun kacang-kacangan.
Camat Sindangbarang Indra Sunggara mengatakan, sejumlah hasil pertanian dari Sidangbarang sudah dijual ke beberapa wilayah di luar Provinsi Jawa Barat, seperti jagung dijual ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Selain itu, kacang tanah Sindangbarang juga memasok sejumlah perusahaan besar yang ada di Indonesia.
“Kualitas jagung dan kacang tanah dari wilayah ini cukup bagus dan layak untuk dijual ke luar,” kata Indra ditulis Senin, 22 Agustus 2022.
Menurut Indra, kacang tanah dari Sindangbarang akan menjadi salah satu komoditas unggulan yang akan terus dikembangkan.
Berdasarkan hasil penelitian yag dilakukan Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur, kualitas kacang tanah dari Sindangbarang sangat bagus, berbeda dengan kacang tanah dari daerah lain.
“Kacang tanah dari sini lebih pulen, mungkin karena ditanam di pesisir pantai. Kita olah juga menjadi minyak kacang tanah. Ini yang akan kita jadikan komoditas unggulan. Ke depannya mudah-mudahan bisa diekspor karena hasil dan kualitasnya bagus,” ujar Indra.
Indra mengungkapkan, kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) masih menjadi salah satu hambatan yang dihadapi untuk mengembangkan komoditas, khususnya bidang pertanian di Sindangbarang.
“Petani itu masih ikut-ikutan, jadi kalau musim jagung ikut menanam jagung. Belum ada yang fokus ke kacang tanah. Padahal jika fokus itu dapat meningkatkan hasil pertaniannya,” ucap Indra.
Baca Juga: Kejuaraan Dunia: Anthony Ginting Telat Panas di Babak Pertama
Guna meningkatkan SDM, pihaknya akan melakukan kerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, maupun Kementerian Pertanian.
“Supaya ada program-program pelatihan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas dari komoditas. Misalkan kacang tak hanya menghasilkan minyak saja, tapi ke depan bisa dibuat apa saja yang lebih kreatif. Saya pikir itu yang bisa diangkat ke depannya,” jelas Indra.
Indra memaparkan, selain akan meningkatkan SDM yang ada, untuk menyambut Program Petani Milenial Pemda Provinsi Jabar, pihaknya sudah melakukan pendataan tanah-tanah milik desa yang tidak produktif untuk bisa dimaksimalkan keberadaannya.
“Lahan tersebut nantinya bisa digunakan untuk pertanian yang menjadi unggulan kita,” ungkap Indra.
Selain sektor pertanian, sektor perikanan di wilayah Sindangbarang pun terus dikembangkan, di antaranya budi daya udang.
“Perikanan di wilayah ini banyak lokasinya, di antaranya di Jayanti. Di sini ada pula tambak udang tersebar di empat titik, yakni di Hegarsari, Pasir Dudukuy, juga terdapat di lahan milik TNI AU di Cikalapa, serta di Makalaksana. Semuanya menjadi potensi untuk investor masuk,” terang Indra.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Pemadaman Listrik di Jawa Jadi Alarm Ketahanan Energi: IESR Soroti Ketergantungan pada Batu Bara
-
Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun
-
Cinta, Tradisi, dan Kekuasaan dalam Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari
-
Keterangan Pers Bahlil Terkait Kenaikan Harga Pertamax dan Pemadaman Listrik Bergilir
-
Jelang AS vs Paraguay, Mauricio Pochettino Tak Mau Banyak Basa Basi: Harus Menang Terus
-
Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang
-
5 HP Samsung dengan Kamera 0.5 Paling Worth It Tahun 2026,Bikin Konten Estetik Makin Profesional
-
HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact
-
BI Sebut Obat Kuat Ini Bikin Rupiah Mulai Menguat Lawan Dolar AS
-
Hasil Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026: Taeguk Warrior Menang Comeback 2-1!