TANTRUM - Mungkin Anda pernah lupa menyiram kloset setelah buang air kecil. Beberapa saat setelahnya, Anda ingat dan berniat untuk menyiramnya. Namun, Anda malah mendapati bekas air kencing dikerubungi semut.
Apakah ini adalah tanda penyakit? Jika iya, apa penyebabnya? Simak penjelasan dr. Patricia Lukas Goentoro dari laman Hello Sehat, dicuplik Rabu, 31 Agustis 2022.
Semut biasanya mengerubungi makanan manis, seperti kue, permen, atau bekas tumpahan susu. Namun, beberapa orang mendapati semut juga mengerubungi urine (air kencing).
Hal ini mungkin Anda ketahui ketika lupa menyiram kloset atau membersihkan kamar mandi setelah buang air kecil.
Walaupun cukup aneh, kondisi ini ternyata bisa dijelaskan secara medis. Jadi, penyebab utama air kencing dikerubungi semut adalah glikosuria, yakni adanya gula (glukosa) pada urine.
Biasanya, ginjal akan menyerap gula darah (glukosa darah) kembali ke pembuluh darah dari cairan apa pun yang dikonsumsi.
Ketika glukosuria terjadi, ginjal tidak dapat mengambil cukup gula darah dari urine sebelum dikeluarkan dari tubuh.
Gula yang tidak terambil ini akan keluar bersama urine, dan bila didiamkan bisa mengundang semut-semut yang ada di rumah datang dan berkerubung.
Menurut buku Physiology, Glycosuria, adanya sejumlah kecil glukosa pada urine dianggap normal.
Baca Juga: Kondang dengan Semboyan "Glasnost", Mantan Presiden Uni Soviet Mikhail Gorbachev Meninggal Dunia
Akan tetapi, jika jumlah glukosa urine menunjukkan lebih dari 25 mg/dl dalam urine, ini bisa menandakan adanya masalah kesehatan.
Berikut adalah berbagai kondisi kesehatan yang kemungkinan menyebabkan air kencing dikerumuni semut.
1. Konsumsi makanan tinggi gula yang menyebabkan asupan gula lebih banyak dari yang dibutuhkan.
2. Penyakit diabetes tipe 2 dan diabetes yang terjadi pada ibu hamil (diabetes gestasional).
3. Renal glukosuria, yaitu kondisi mutasi genetik yang menyebabkan ginjal mengeluarkan gula secara berlebih pada urine.
4. Kondisi hiperglikemia yang menjadi komplikasi penyakit diabetes, hipertiroidisme, dan sindrom Cushing.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun
-
Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac
-
Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah
-
Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?
-
Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui