TANTRUM - BLACKPINK tak henti-hentinya mencetak rekor baru di sana sini dengan lagu mereka yang berjudul “Pink Venom”.
YG Entertainment baru-baru ini mengumumkan bahwa lagu “Pink Venom” milik BLACKPINK sudah mendapatkan total 100 juta streaming pada platform Spotify.
Luar biasanya, total 100 juta streaming tersebut berhasil didapatkan oleh lagu “Pink Venom” hanya dalam waktu 17 hari sejak dirilis.
Dicuplik dari Kpop Chart, Rabu, 7 September 2022, dengan pencapaian tersebut membuat “Pink Venom” menjadi lagu milik penyanyi K-Pop wanita dan lagu milik girl group yang paling cepat meraih 100 juta streaming sepanjang sejarah Spotify.
Selain itu, “Pink Venom” juga menjadi lagu K-Pop yang paling cepat meraih 100 juta streaming di Spotify pada tahun 2022 ini.
Sebelumnya rekor 100 juta streaming tercepat bagi girl group K-Pop juga dipegang oleh BLACKPINK dengan lagu “How You Like That” yang berhasil meraih angka tersebut dalam waktu 29 hari sejak dirilis pada tahun 2020 lalu.
Sebelumnya, salah satu saluran televisi Korea Selatan, KBS, lagi-lagi melarang lagu idol untuk diputar atau ditayangkan di saluran mereka.
Kali ini, lagu terbaru mirik BLACKPINK yang bertajuk “Pink Venom” menjadi salah satunya.
Dilansir berbagai media Korea Selatan, dicuplik dari Kpop Chart, Selasa, 6 September 2022, mulai kemarin (05/09), diketahui bahwa tim analisis musik KBS mengklaim lagu “Pink Venom” BLACKPINK memiliki lirik tak pantas yang telah melanggar pasar 46 tentang peraturan peninjauan penyiaran, mengenai penyebutan suatu merek tertentu.
Baca Juga: Yang Bikin Pertalite Lebih Mahal Dibanding BBM Oktan 95 Milik Malaysia
Hal ini diduga terdapat dalam lirik yang dinyanyikan oleh Lisa untuk bagian rapnya, menyebutkan CELINE yang merupakan salah satu merek produk mewah asal Perancis. Lisa diketahui merupakan ambassador dari merek tersebut.
Walau umumnya agensi berusaha untuk merubah lirik dan meminta tim analisis KBS melakukan peninjauan ulang, tampaknya kali ini YG Entertainment selaku agensi BLACKPINK tak perduli akan hal tersebut, diduga karena tak ada larangan serupa dari saluran televisi lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Celine Evangelista Ajak Marshel Widianto Liburan Desa, Sang Komika Senang Campur Heran
-
Disebut Memiliki Lirik Tak Pantas, KBS Larang Tayang "Pink Venom" BLACKPINK
-
Nampol! Raih 80 Juta Subscribers, BLACKPINK jadi Artis Pertama yang Meraihnya di YouTube
-
Film Decibel Hadir di Musim Panas Tahun 2022
-
Ponsel Anggota BLACKPINK Diretas, Netizen Beri Nasihat : Mereka harus berhenti menggunakannya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
27 Kode Redeem FF Terbaru 6 Mei 2026: Intip Emote Sepeda Ninja dan Jadwal Lelang Evo Eclipse
-
Stop Buang Sampah di Jalan, Kesadaran itu Perlu!
-
Terpopuler: 13 HP Infinix Murah RAM Besar, Bocoran Fitur iPhone 18 Pro Beredar
-
Inabuyer B2B2G Expo 2026 Dibuka, Target Transaksi UMKM Tembus Rp2,5 Triliun
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Anak Alami Dampak Iklim, Bagaimana Gim Interaktif Ini Jadi Solusi Kesenjangan Edukasi?
-
77 Persen Perusahaan Sulit Cari Talenta, Mengapa Pendidikan Belum Selaras dengan Dunia Kerja?
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?