TANTRUM - Setiap orang bisa saja berkata bohong di depan orang lain. Namun kalau sudah bermain dengan lie detector alias alat pendeteksi kebohongan, setiap orang tentu tidak bisa berdalih lagi saat dinyatakan berbohong.
Penasaran bagaimana cara kerja alat pendeteksi kebohongan? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Lie detector atau alat pendeteksi kebohongan adalah salah satu rangkaian tes yang sering digunakan oleh pihak berwenang saat melakukan investigasi.
Terdiri dari rangkaian sistematis yang sampai saat ini masih digunakan dalam mengungkap fakta dan kebenaran suatu kasus kriminal.
Alat pendeteksi kebohongan bekerja secara ilmiah dan hasilnya berkaitan langsung dengan kondisi fisiologis subjek. Juga didukung oleh beberapa pertanyaan yang diberikan oleh penguji.
Dengan demikian, bohong dan jujurnya seseorang ketika menjawab setiap pertanyaan akan dibuktikan dengan sikap tubuh pasien.
Menurut DR. Scientia Inukirana dari HonestDocs dicuplik Rabu, 7 September 2022, tes ini dilakukan untuk melengkapi fakta-fakta yang ada, diharapkan melalui pemeriksaan ini dapat membuktikan fakta baru dan menyelesaikan setiap kasus.
Meskipun penggunaannya masih tetap eksis hingga kini, namun sebagian pihak juga turut melontarkan kritik.
Tidak sedikit yang menganggap bahwa keakuratan fakta yang diberikan cenderung lebih lemah untuk dijadikan sebuah bukti baru dan menguatkan sebuah kasus.
Baca Juga: Pink Venom Raih 100 Juta Streaming di Spotify, Rekor Baru BLACKPINK
Hal itu didukung dengan banyaknya orang atau tersangka yang berhasil mengelabui proses dan tes kebohongan ini.
Sehingga setiap pertanyaan yang dilontarkan dapat dijawab dengan tenang dan dianggap telah lolos uji.
Sebelum menjalani tahapan wawancara dengan menjawab beberapa pertanyaan, maka subjek akan duduk di sebuah kursi yang dilengkapi beberapa alat dan kabel yang melilit sebagian besar bagian tubuhnya. Biasanya terpusat pada saraf, area detak jantung, dan nadi.
Ada beberapa prosedur yang akan dilewati oleh setiap orang yang melakukan alat pendeteksi kebohongan ini, antara lain:
1. Pretest
Anda akan berhadapan langsung dengan penguji yang akan memberikan beberapa pertanyaan, layaknya sedang melakukan ujian lisan.
Tag
Berita Terkait
-
Kemungkinan Tidak Dilecehkan, Psikolog Forensik Sebut Putri Candrawathi Lakukan Malingering
-
Lirik "Kamu Bohong" Dihubung-hubungan dengan Kasus Penembakan Polisi, Wali Menjawab
-
Jabar Saber Hoaks Klarifikasi 4.265 Berita Bohong
-
Penggunaan Ganja Medis Harus Berbasis Bukti Klinis
-
MUI Siapkan Fatwa Ganja Untuk Medis
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Mario Aji Start dari Posisi 17 di Moto2 Spanyol 2026
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
LavAni Juara Proliga 2026, Tumbangkan Bhayangkara Presisi 3-1 di Final
-
39 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 26 April 2026, Klaim Draft Voucher hingga Pemain MLS 112-114
-
Maarten Paes Clean Sheet Lagi, Bawa Ajax Menang dan Dekati Zona Tiga Besar
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
Atletico Madrid Akhiri 4 Kekalahan Beruntun, Tumbangkan Athletic Club 3-2
-
5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Wanita Pemula, Trendy Dipakai Harian
-
Libas Klub Jepang, Al Ahli Kembali Juarai Liga Champions Asia
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!