TANTRUM - Ada banyak negara di dunia, dengan sejarah panjangnya, telah eksis sejak ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu.
Kebanyakan negara terbentuk berawal dari sebuah kerajaan atau kekaisaran, kemudian seiring zaman runtuh, lalu berkembang menjadi suatu negara berdaulat.
Memang tidak mungkin untuk mengklaim secara pasti negara mana yang tertua, tetapi deretan lima negara berikut ini paling sering disebut sebagai negara tertua di dunia.
Berikut rangkuman negara tertua di dunia dicuplik dari beautynesia, Minggu, 11 September 2022. Langsung dicekidot guys!
1. Mesir
Banyak tulisan dan film yang mengisahkan tentang Mesir dan peradaban kunonya. Mengutip TheCoolist, peradaban Mesir Kuno telah meninggalkan jejaknya lewat hieroglif, sistem penulisan tertua di dunia berasal dari masa 3200 SM, sekitar lebih dari 5 ribu tahun yang lalu.
Pada abad ke-31 SM, Raja Mesir Kuno bernama Raja Narmer berhasil menyatukan seluruh wilayah Mesir Hulu dan Hilir di sepanjang sungai Nil.
Dinasti pertama ini pun menjadi periode awal dari serangkaian dinasti yang akan memerintah Mesir selama tiga milenium berikutnya, sampai ditaklukkan oleh Alexander Agung pada 332 SM.
Negara Mesir modern akhirnya didirikan pada tahun 1953 setelah adanya Revolusi Mesir tahun 1952, sekaligus menandai berakhirnya masa kerajaan di Mesir.
Baca Juga: Cek HP Anda! Tanda WA Lagi Disadap dan Dibajak
2. Tiongkok
Tiongkok dikenal sebagai salah satu peradaban tertua di bumi. Mengutip ThoughtCo., tertulis dalam bukti sejarah Tiongkok bahwa Dinasti Shang adalah dinasti paling awal dan paling lama berkuasa di Tiongkok. Ia memerintah dari abad ke-17 hingga ke-11 SM, lebih dari 3500 tahun lalu.
Namun, di sisi lain sejarawan juga memperdebatkan keberadaan peradaban sebelumnya yaitu Dinasti Xia pada 2070 SM - 1600 SM.
Negara Tiongkok modern berdiri sekitar 221 SM di bawah kekaisaran Qin Shi Huang sebagai kaisar pertama Tiongkok.
Pada tahun 1912, periode dinasti Qing pun berakhir, hingga akhirnya Bapak Negara Tiongkok Modern Sun Yat-sen secara resmi membentuk Republik Rakyat Cina pada tahun 1949.
3. Ethiopia
Tag
Berita Terkait
-
Panduan dan Fasilitas Penonton Sepakbola Internasional, Jelang Piala Dunia 2022 di Qatar
-
Ayo Masak Masakan Jepang! Sup Dingin Bernama Hiyajiru
-
Piala Dunia 2022: Panggung Terakhir Cristiano Ronaldo bersama Portugal?
-
Kebaya Goes to UNESCO, Perempuan Berpose Cantik di Kota Tua Shanghai
-
Kode Rahasia Ratu Elizabeth, Salah Satunya Penggunaan Tas
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Update Harga Honda Supra X 125 April 2026: Aman Tenggak Pertalite, Irit Tembus 57 Km/Liter
-
Gara-gara Ceramahnya, GAMKI dan Pemuda Katolik Resmi Laporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya
-
Panas! Militer Amerika Serikat Buru Kapal Pembayar Upeti Iran di Selat Hormuz
-
Wagub Sulsel Dorong Perempuan Parepare Jadi Motor UMKM dan Ketahanan Keluarga
-
15.000 Paket Sembako dari Indonesia Tiba di Gaza, Baznas Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
-
Hindari GTA 6, Peluncuran Game Fable Diprediksi Alami Penundaan
-
Mendagri Dukung Perpanjangan Dana Otsus Aceh dan Usulkan Kembali ke 2 Persen Akibat Dampak Bencana
-
Kolaborasi dengan We Are All Trying Here, JTBC Gelar Kontes Melamun
-
Mensos Gus Ipul Pastikan Bansos Cair Minggu Ketiga April 2026, Dijamin Lebih Tepat Sasaran
-
Haru di PPSLU Mappakasunggu: Saat Fatmawati Rusdi Beri Semangat untuk Para Lansia