TANTRUM - Aplikasi PeduliLindungi mengalami gangguan di pagi hari dan diklaim telah kembali beroperasi normal, Rabu, pukul 09.30 WIB setelah mengalami gangguan karena proses pemeliharaan rutin. Pernyataan itu diumumkan Kemenkes RI melalui akun Twitter @PLindungi yang dilansir di Jakarta, hari ini.
Kepala Biro Humas Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi yang dikonfirmasi mengatakan gangguan sistem terjadi karena adanya perawatan rutin.
"Untuk aplikasinya masih bisa dibuka, tapi masih tidak bisa masuk ke verifikasi vaksin sampai pagi tadi," katanya.
Nadia mengatakan, pemeliharaan rutin pada jaringan sistem PeduliLindungi sebenarnya telah rampung dikerjakan pada pukul 03.00 WIB hari ini, tapi tim teknik memperpanjang proses perawatan.
"Dalam beberapa jam ke depan, website dan aplikasi PeduliLindungi dapat segera digunakan kembali oleh masyarakat," katanya.
Kemenkes sudah menginformasikan kepada pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), pengelola bandara, dan transportasi publik terkait gangguan tersebut. Pengelola jasa dipastikan tetap memberikan pelayanan.
"Masyarakat harap dapat menunjukkan sertifikat vaksinnya yang telah diunduh atau disimpan di ponsel selama melakukan perjalanan dengan transportasi publik," katanya.
Aplikasi PeduliLindungi dikembangkan oleh pemerintah untuk memutus mata rantai penularan COVID-19, yang tersedia untuk gawai dengan sistem operasi Android dan juga iOS, serta tersedia juga versi website.
Aplikasi itu memiliki beberapa fungsi, antara lain, memberikan peringatan kepada pengguna jika berada di area yang terdapat banyak kasus positif COVID-19, melakukan pengawasan pergerakan orang-orang yang terpapar COVID-19, mengunduh sertifikat vaksin.
Baca Juga: Jurnalis Perempuan Pejuang Itu Bernama Rasuna Said
Selain itu, memberikan informasi hasil tes COVID-19, menjadi sarana untuk mengakses layanan transportasi publik dan tempat publik lainnya.
Ke depannya, PeduliLindungi akan bertransformasi menjadi citizen health app yang terintegrasi dengan data rekam medis serta aplikasi-aplikasi kesehatan lainnya. Masyarakat juga diimbau untuk segera melakukan update aplikasi PeduliLindungi versi terbaru.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan