TANTRUM - Di masyarakat Sunda ada makanan khas yang dikenal lotek. Banyak rumah makan atau kedai yang menyajikan kuliner tradisional ini sebagai hidangan andalan mereka.
Seperti diketahui, lotek merupakan makanan khas sunda yang terbuat dari campuran sayur-sayuran yang dibumbui dengan saus kacang, dan jika dilihat sepintas mirip dengan gado-gado.
Di Bandung, salah satunya lotek yang terkenal adalah Lotek Alkateri. Kuliner ini beralamat di Jalan ABC No. 16, Kota Bandung.
Lotek Alkateri sudah menjadi ikon kuliner yang legendaris di Bandung. Lotek Alkateri ini sudah ada sejak tahun 1988, dan masih laris digandrungi masyarakat.
Sekarang, Lotek Alkateri diteruskan oleh generasi kedua, yaitu Ibu Oom. Selain legendaris, Lotek Alkateri ini terbilang unik karena dari cara membungkusnya menggunakan kertas nasi dan daun pisang yang digulung membentuk kerucut, seperti cone ice cream.
Model bungkus tersebut membuat para pelanggan mudah untuk menyantapnya.
Ciri khas lain dari Lotek Alkateri ini adalah kerupuk berwarna merahnya yang diaduk dengan lotek, sehingga tercampur dengan bumbu yang membuat semakin nikmat.
Soal harganya, cukup murah, untuk seporsi lotek hanya berkisar Rp13.000, dan bisa juga dipesan melalui aplikasi pemesanan online.
Di Lotek Alkateri, pengunjung juga bisa memesan soto Bandung dan es cendol segar yang bisa menjadi teman untuk bersantap.
Baca Juga: 727.465 Buruh di Jawa Tengah Terima BLT BSU Rp 600 Ribu, Anda Termasuk?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati