TANTRUM - Batuk dan flu menjadi salah satu penyakit yang mudah menyerang anak, terutama saat sistem kekebalan tubuh sedang lemah.
Saat mengalami batuk pilek, orang tua biasanya memberikan si kecil sirup parasetamol yang bisa dibeli bebas di apotek.
Namun, saat ini ada larangan mengonsumsi obat jenis sirup dan cair karena diduga memicu gagal ginjal di anak.
Meski demikian, orang tua tak perlu khawatir. Sebab, ada banyak pengobatan rumahan alami yang dapat meringankan gejala flu dan juga batuk.
Berikut 5 ramuan tradisional yang dapat meredakan gejala batuk dan pilek.
1. Teh Jahe
Teh jahe tidak hanya nikmat rasanya, tetapi juga membantu mengobati pilek dan batuk. Teh membantu mengeringkan hidung yang berair, sehingga mengeluarkan dahak dari saluran pernapasan.
2. Campuran Lemon, Kayu Manis dan Madu
Ramuan ini efektif menyembuhkan pilek dan batuk. Dalam setengah sendok madu, tetesan lemon dan sejumput kayu manis.
Baca Juga: Muslim Uighur Tidak Bebas Melaksanakan Ibadah
3. Susu dan Kunyit
Kunyit yang dicampur dengan susu hangat adalah cara yang populer dan efektif untuk melawan pilek dan batuk. Kunyit memiliki antioksidan kuat yang membantu dalam mengobati banyak masalah kesehatan
4. Berkumur dengan Air Garam
Berkumur dengan air garam efektif membersihkan partikel asing seperti bakteri dan virus pada saluran pernapasan.
5. Madu, Air Jeruk Nipis dan Air Hangat
Menambahkan madu ke air jeruk nipis adalah salah satu tips efektif dalam mengendalikan pilek dan batuk.
source: CNBC Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pemuda Betawi Pimpin PCNU Kota Tangerang, Sejak Kecil Ditempa di Pesantren
-
Warna Pintu Toko yang Baik Menurut Feng Shui agar Bisnis Lancar, Jangan Salah Pilih
-
Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Pulau Palue NTT
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Enam Saksi Pihak Swasta Diperiksa Terkait Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah
-
Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Mendagri Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue
-
Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim