TANTRUM - Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) atau resusitasi jantung paru merupakan teknik kompresi dada dan pemberian nafas buatan untuk korban henti jantung mendadak.
Berhentinya detak jantung ini memengaruhi peredaran darah yang membawa oksigen ke otak dan organ penting lainnya dalam tubuh.
Kalau nggak segera diatasi, korban bisa saja mengalami kerusakan otak bahkan meninggal dalam hitungan menit.
Nah, pemberian CPR ditujukan untuk mengembalikan darah yang mengandung oksigen supaya bisa kembali mengaliri otak dan seluruh bagian tubuh lainnya.
Dilansir dari laman Hipwee, Minggu, 30 Oktober 2022, nggak selalu harus menunggu petugas medis, jika sudah berlatih mempraktikkan langkah-langkahnya, kamu pun bisa melakukan CPR.
Namun, tentunya teknik yang kamu gunakan berbeda dengan teknik dokter atau tenaga medis terlatih. Selain itu, kamu juga nggak bisa sembarangan dalam melakukan CPR, karena hal ini berkaitan dengan nyawa seseorang.
1. Sebelum melakukan CPR, pastikan kondisi sekitar aman serta cek respon dan kesadaran korban
Pertolongan ini bisa dilakukan pada korban yang nggak sadarkan diri seperti korban serangan jantung, kecelakaan, tenggelam, tercekik, atau tersambar petir.
Setelah memastikan kondisi di sekitar aman untuk melakukan pertolongan, cek tingkat kesadaran korban mulai dari menggunakan panggilan suara, menepuk pundak, hingga memperhatikan pergerakan dada untuk mengetahui apakah korban masih bernapas atau nggak.
Baca Juga: Kenali Tanda, Penyebab, Gejalanya! Cara Mengobati Stroke
Kalau korban nggak memberikan respon, segera hubungi tenaga medis terdekat, dan lakukan CPR hingga medis datang.
2. Langkah pertama yang harus kamu lakukan ialah kompresi dada untuk mengembalikan sirkulasi darah korban yang henti jantung mendadak
- Baringkan korban di tempat yang aman dan rata, juga di permukaan yang cukup keras untuk mendukung postur tubuhnya.
- Berlututlah di samping leher dan bahu korban.
- Letakkan satu telapak tangan di atas dada di bagian tengah (tepatnya di antara puting) dan letakkan telapak tangan lainnya di atas tanganmu.
- Tekan dada kira-kira 5 cm sebanyak 30 kali atau sekitar 100 hingga 120 kali per menit dengan kecepatan dua tekanan per detiknya. Saat menekan, gunakan kekuatan seluruh tubuh bagian atasmu, ya!
Tag
Berita Terkait
-
Kenali Tanda, Penyebab, Gejalanya! Cara Mengobati Stroke
-
Bedanya Gangguan Stres Akut dan Stres Pasca Trauma, Anda Harus Memahaminya
-
Alami Panas Dalam? Simak 8 Cara Mengatasinya
-
Hengkang Dari Film Produksi Ashutosh Gowariker "Karram Kurram", Ada Apa dengan Kiara Advani?
-
BLACKPINK Bakal Konser di Jakarta
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung