- Cek apakah sudah terlihat tanda-tanda korban bernapas atau belum.
3. Jika kamu sudah mengikuti pelatihan dasar pertolongan pertama, langkah selanjutnya ialah memeriksa jalur napasnya
- Setelah 30 kali kompresi dada, buka jalur pernapasan korban dengan menengadahkan kepalanya sedikit ke atas.
- Kemudian angkat dagunya ke depan untuk membuka jalur pernapasannya Lalu periksa napasnya, tapi jangan lebih dari 5-10 detik, ya!
- Perhatikan pergerakan dada, dengarkan suara pernapasan, dan rasakan embusan napasnya dengan mendekatkan pipi dan telingamu.
4. Jika korban masih nggak merespon, kamu diperbolehkan melakukan napas buatan. Tapi, untuk melakukannya, kamu harus lolos pelatihan dasar CPR dulu, ya!
Napas buatan bisa diberikan dari mulut ke mulut, atau mulut ke hidung. Cara melakukannya:
- Jepit hidungnya, lalu tempatkan mulutmu ke mulut atau hidungnya.
- Berikan dia napas atau udara dari mulutmu sebanyak dua kali, sambil melihat apakah bagian dadanya terangkat seperti orang bernapas atau belum.
Baca Juga: Kenali Tanda, Penyebab, Gejalanya! Cara Mengobati Stroke
- Jika belum, coba perbaiki posisi lehernya, atau periksa kembali apakah terdapat sumbatan pada jalan napasnya. Setelah itu ulangi proses kompresi sebanyak 30 kali yang diikuti oleh dua kali napas buatan sampai korban sadar atau bantuan medis datang.
Meski bisa memperpanjang kesempatan hidup korban, teknik pertolongan CPR ini nggak boleh dipraktikkan oleh sembarang orang.
Agar bisa melakukan CPR dengan benar dan tepat, kamu harus mengikuti kursus pelatihan pertolongan pertama yang terakreditasi dan diselenggarakan oleh beberapa lembaga medis terkait, ya!
Tag
Berita Terkait
-
Kenali Tanda, Penyebab, Gejalanya! Cara Mengobati Stroke
-
Bedanya Gangguan Stres Akut dan Stres Pasca Trauma, Anda Harus Memahaminya
-
Alami Panas Dalam? Simak 8 Cara Mengatasinya
-
Hengkang Dari Film Produksi Ashutosh Gowariker "Karram Kurram", Ada Apa dengan Kiara Advani?
-
BLACKPINK Bakal Konser di Jakarta
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Live Action Terbaru Junji Ito Mulai Tayang Juli, IVE dan 10CM Isi Lagu Tema
-
Bukan Hanya Diskon, Belanja saat Lapar Juga Bisa Membuat Kita Jadi Impulsif
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa