/
Rabu, 21 Desember 2022 | 18:01 WIB
Ilustrasi ibu hamil ((pexels.com/))

TANTRUM - Untuk menjaga kesehatan fisik dan mental, ibu hamil memerlukan hiburan. Karena itu, ibu hamil memerlukan tips liburan dari dokter kandungan. Meski demikian, tidak semua tempat dan kondisi dapat diterima para ibu hamil. Mereka yang sedang mengandung juga perlu memperhatikan kesehatan dirinya dan juga calon buah hatinya.

Tidak semua waktu dapat dilakukan untuk berlibur bagi ibu hamil. Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr Cherysa Rifiranda, Sp. O. G., mengatakan, waktu yang baik untuk para ibu hamil berlibur yaitu saat usia kandungan 14-28 minggu.

"Kebanyakan wanita, waktu terbaik untuk ibu hamil bepergian yaitu saat usia kandungan berada pada 14 hingga 28 minggu. Itu adalah waktu terbaik dan akan," ucap Dokter Cherysa dalam acara media briefing secara online, dikutip dari suara.com, Kamis (15/12/2022).

Ibu hamil penting juga untuk fokus terhadap beberapa hal sebelum melakukan perjalanan. Berikut terdapat beberapa tips yang harus diperhatikan ibu hamil sebelum bepergian.

1. Menjaga kenyamanan dan keamanan selama bepergian

Menggunakan pakaian yang nyaman selama berada di lokasi. Beri waktu untuk diri sendiri istirahat di sela-sela liburan.
 
2. Menjaga kesehatan

Melakukan pemeriksaan sebelum mempersiapkan perjalanan; melakukan vaksinasi dengan penuh sesuai aturan perjalanan, dan mempersiapkan obat-obatan sesuai kebutuhan.

3. Bertanggung jawab selama perjalanan

Usahakan untuk melakukan perjalanan di antara 14-28 minggu sebisa mungkin.

Baca Juga: Kampiun di Qatar, Argentina Pede Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2030

Pilih kendaraan yang aman untuk kehamilan. Hindari gunakan kendaraan terlalu lama.

Melakukan pengecekan protokol khusus wanita hamil sebelum memesan tiket kendaraan.

Hindari negara yang sedang dilanda berbagai penyakit.

4. Konsumsi makanan sehat dan jaga diri tetap hidrasi

Hindari makanan yang bersifat gas sebelum dan saat perjalanan.

Hindari hal-hal yang menyebabkan diare.

5. Siapkan perlengkapan medis dalam keadaan darurat

Cari tahu tempat medis yang bisa dihubungi.

Siapkan surat asuransi serta catatan medis yang dimiliki.

6. Mengetahui tanda-tanda bahaya

Ketahui tanda-tanda kelahiran seperti pendarahan, kram, sakit kepala, dan berbagai hal lainnya yang membahayakan tubuh.

Load More