TANTRUM - Pemerintah memperkirakan terjadi 123,8 juta pergerakan mudik Lebaran Idul Fitri 1444 H. Kondisi itu, diharapkan dapat membantu pencapaian target pergerakan wisatawan nusantara sebanyak 1,4 miliar pada 2023.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyiapkan berbagai skenario dan juga meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah guna mengantisipasi potensi lonjakan wisatawan saat libur Lebaran Idul Fitri 1444 H.
“Kita akan lakukan simulasi-simulasi sehingga nanti menjelang H-7 sudah disiapkan prosedur seperti crowd control-nya dan juga flow dari pengunjung dan lain sebagainya,” kata Sandiaga.
Libur Lebaran Idul Fitri 1444 H merupakan momentum liburan panjang pertama setelah pandemi COVID-19 dan pencabutan status PPKM. Karena itu, Sandiaga memperkirakan jumlah wisatawan akan membludak saat Lebaran nanti.
“Sudah kita mulai lakukan pemantauan dan semua posisinya sangat bersiap siaga karena ini pertama kalinya liburan panjang setelah pandemi,” ujar dia.
Dia mengatakan Kemenparekraf juga telah berkoordinasi dengan dinas pariwisata di kabupaten, kota, provinsi dan juga badan otorita di masing-masing destinasi pariwisata agar bersiap.
Jajaran pemerintah daerah dan otoritas pariwisata, kata Sandi, perlu segera meningkatkan aspek penunjang keamanan, keselamatan, dan kebersihan di masa liburan setelah pandemi ini.
“Kalau semasa PPKM itu penguatan di bidang kesehatannya, kali ini fokusnya di bidang keamanan dan keselamatan dan kebersihan dan keberlanjutan,” ujar dia.
Kemenparekraf, kata Sandi, juga meningkatkan program pariwisata seperti dengan peluncuran tempat peristirahatan jalur mudik, dan juga destinasi wisata berbasis masjid untuk menarik kunjungan wisatawan.
Baca Juga: Pengacara Ferry Irawan Tantang Venna Melinda Hadir di Persidangan: Jangan Sampai Nggak Dateng Ya
"Baru saja kita me-launching untuk jalur mudik bahwa ada beberapa destinasi wisata, tahun lalu ada desa wisata yang kita launching, tahun ini ada beberapa rest area juga lokasi berbasis pariwisata berbasis masjid," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul
-
Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran