TANTRUM - Minat investor pada lelang surat utang negara (SUN) masih dinilai cukup baik di tengah berita negatif soal sektor perbankan di Amerika Serikat (AS).
Hal ini tercermin dari penawaran masuk atau incoming bids sebesar Rp29,34 triliun atau 1,5 kali dari target indikatif yang telah diumumkan sebelumnya.
Adapun lelang dilakukan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023.
Sesuai dengan kalender penerbitan SBN tahun 2023, lelang penerbitan SUN selanjutnya akan dilaksanakan pada 11 April 2023.
Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Deni Ridwan menyebutkan, pemerintah memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp20 triliun dari penawaran masuk tersebut, dengan mempertimbangkan imbal hasil atau yield surat berharga negara (SBN) yang wajar di pasar sekunder, rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2023, dan kondisi kas negara terkini.
Meski begitu, penawaran masuk tersebut tercatat lebih rendah apabila dibandingkan penawaran masuk lelang sebelumnya lantaran didorong kenaikan suku bunga Bank Sentral AS, The Fed sesuai ekspektasi sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,75 persen sampai 5 persen pada pertemuan 22 Maret 2023 dan sikap optimis pelaku pasar bahwa The Fed tidak akan terlalu agresif menaikkan suku bunga pada tahun ini.
Selain itu, investor domestik diperkirakan menahan investasinya untuk memenuhi kebutuhan likuiditas selama Ramadan hingga Lebaran nanti.
Deni menjelaskan permintaan investor dalam lelang masih dominan pada seri SUN tenor 5 dan 10 tahun yaitu sebesar Rp22,07 triliun atau 75,22 persen dari total penawaran masuk dan Rp14,35 triliun atau 72 persen dari total awarded bids alias penawaran yang dimenangkan.
Penawaran masuk dan penawaran yang dimenangkan terbesar ada pada tenor 10 tahun, yaitu Rp12,68 triliun atau 43,22 persen dari total penawaran masuk dan Rp7,35 triliun atau 37 persen dari total penawaran yang dimenangkan.
Baca Juga: Perempuan Milenial Didorong untuk Pintar Digital Marketing
Sementara minat investor asing pada lelang SUN pada Selasa ini cukup solid dengan penawaran masuk sebesar Rp6,05 triliun. Jumlah penawaran masuk dari investor asing tersebut mayoritas pada seri SUN tenor 5 dan 10 tahun, yaitu Rp5,57 triliun atau 92,03 persen dari total penawaran masuk investor asing dan dimenangkan sebesar Rp3,77 triliun atau 18,83 persen dari total penawaran yang dimenangkan.
Deni melanjutkan imbal hasil rata-rata tertimbang (weighted average yield/WAY) pada lelang SUN bergerak sebesar 2-6 bps, naik tipis jika dibandingkan dengan level WAY lelang sebelumnya. Kenaikan sebesar enam bps terjadi pada seri SUN tenor 10 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Cuaca Jogja Kamis Ini: Siap-siap Basah, BMKG Prediksi Hujan Intensitas Sedang Guyur Kota Gudeg
-
vivo V70 FE : HP Kamera 200MP dengan Fitur Portrait Master untuk Foto Traveling Lebih Tajam
-
Tampang Frendry Dona, Bos Lab Vape Narkoba Buron yang Manfaatkan Celah Sistem Ojol!
-
Cuaca Semarang Kamis 23 April 2026: Siap-siap Payung! BMKG Prediksi Hujan Ringan Bakal Turun
-
Waspada Vape Bodong! Konsumen Diimbau Pilih Produk Berpita Cukai demi Keamanan
-
21 Kode Redeem FC Mobile Pagi Ini 23 April 2026: Event Baru Ramah F2P, Gaet Bruno Fernandes 120
-
Kurs Rupiah Masih Tembus Rp17.000, Bos BI Klaim Cadangan Devisa Aman
-
Lulus S3 Sambil Masuk Ruang Emergency, Ashanty Blak-blakan soal Tawaran Masuk Parpol
-
IHSG Diproyeksi Menguat Didorong Kabar Perundingan AS-Iran, Ini Saham Rekomendasinya
-
Antre Panjang, Dokter Kurang: Temuan DPRD Saat Sidak di Puskesmas Bandar Lampung