TANTRUM - Wuling Motors secara resmi telah menyerahkan kendaraan listrik Air ev secara simbolis kepada Kementerian Sekretariat Negara. Sebanyak 50 unit Air ev akan dijadikan Official Car Partner KTT ASEAN 2023 yang akan mendukung mobilitas para delegasi.
Dukungan berupa 50 unit Air ev akan menghadirkan layanan mobilitas bebas emisi dan ramah lingkungan kepada seluruh delegasi yang hadir.
Dalam gelaran KTT ASEAN ke-42 ini, Wuling mengerahkan 50 unit Air ev Long Range berwarna Pristine White. Semua unit telah dihiasi dengan livery khusus KTT ASEAN 2023 dengan corak khas Labuan Bajo.
Kendaraan listrik Wuling yang diproduksi di Indonesia itu mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer dalam satu kali pengisian baterai penuh sehingga dinilai sesuai untuk memenuhi kebutuhan mobilitas para delegasi.
Kementerian Sekertariat Negara mengapresiasi dukungan yang diberikan perusahaan otomotif dalam rangka menyukseskan gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2023 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pada 9-11 Mei.
"Terima kasih atas dukungan Wuling karena ini akan menjadi bagian penting dari KTT ASEAN 2023,” ujar Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama.
Setya mengatakan, KTT ASEAN 2023 adalah ajang yang penting untuk menunjukkan keseriusan Indonesia dalam bertransisi menuju energi bersih. Perusahaan otomotif dinilai menjadi bagian penting dalam ekosistem mobil listrik di Indonesia.
Presiden Direktur Wuling Motors Shi Guoyong mengaku bangga dapat mendukung Indonesia dalam peranan pentingnya di kancah internasional KTT ASEAN 2023.
"Langkah ini juga merupakan wujud nyata kami untuk berkontribusi dalam menciptakan udara yang lebih bersih di masa depan sesuai dengan semangat kami yang tercantum di setiap unit Air ev untuk KTT ASEAN 2023 yakni ‘Shaping Clean Tomorrow’,” ujar Guoyong.
Baca Juga: Dirut Gudang Solar Dekat Rumah AKBP Achiruddin Dicari Polda Sumut
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Masa Lalu Insanul Fahmi Dikuliti, Diduga Rela Jadi Selingkuhan saat SMA
-
Pemain Keturunan Indonesia Bawa Kabar Buruk, Kini Pemain Berdarah Saparua Timur Maluku
-
5 Pemain Diaspora Timnas Indonesia yang 'Diharamkan' Main di Super League
-
Kejagung Sinyalir 26 Perusahaan Terlibat Korupsi Ekspor CPO, Kerugian Capai Rp14 Triliun
-
Novel Etnik Menik: Mimpi dan Realitas Sosial yang Diam-diam Menyentil
-
Buntut Sebar Video Syur di Grup 'Semprot', 4 Pria di Banten Jalani Sidang di PN Serang
-
Hyundai Masih Bidik Pasar Mobil Listrik Meski Tanpa Insentif dari Pemerintah
-
Prabowo Transfer Bantuan Rp 72 Miliar untuk Sapi Meugang Bagi Korban Bencana Aceh
-
4 Pemain Baru Bisa Jadi Solusi Atasi Badai Cedera Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
-
Rekan Seangkatan Naturalisasi Gabung Klub Super League, Justin Hubner Justru Menyala di Eropa