TANTRUM - Bandara Kertajati merupakan salah satu dari Proyek Strategis Nasional (PSN) di Jawa Barat yang sedang dikembangkan oleh Pemerintah.
Sedangkan Tol Cisumdawu terbentang sepanjang 61,75 km dan akan menjadi akses utama menuju Bandara Kertajati di Majalengka. Tol Cisumdawu juga merupakan salah satu proyek dari PSN yang ada di Jawa Barat.
Tol Cisumdawu terdiri dari 6 seksi yang dibangun dengan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi Rp5,5 triliun.
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengakui jika proses pembebasan lahan Cisumdawu bermasalah, sehingga pembangunan tol mundur dan tidak bisa mendukung operasional Kertajati.
Selepas dari BIJB Kertajati, Presiden dijadwalkan meresmikan Jalan Tol Cisumdawu tepatnya di ruas Km 169 yang berada di Kabupaten Sumedang.
Presiden berharap dengan operasional penuh Jalan Tol Cisumdawu akan segera menunjang perkembangan BIJB Kertajati. Jalan Tol Cisumdawu diperkirakan dapat memangkas waktu tempuh Bandung-BIJB Kertajati menjadi sekitar satu jam saja.
"Setelah selesai ini, saya yakin bandara ini akan jadi bandara masa depan dengan traffic yang sangat padat," kata Jokowi.
Selain kehadiran Tol Cisumdawu, Pemerintah mendorong pengembangan BIJB Kertajati melalui pengalihan penerbangan komersial dari Bandara Husein Sastranegara Bandung.
"Untuk yang (pesawat jet) Oktober, baling-baling maksimal satu tahun," kata Jokowi.
Baca Juga: 5 Sesat Pikir tentang Kemasan Plastik Sekali dari Pakar Lingkungan AS
Bersamaan dengan itu, rencananya investor luar negeri yang tertarik turut mengelola BIJB Kertajati juga diharapkan bisa merampungkan proses yang diperlukan sebelum Oktober.
Presiden berharap kehadiran pengelolaan investor asing tersebut dapat memicu lalu lintas penerbangan di BIJB Kertajati.
Presiden menuturkan saat ini BIJB Kertajati sudah digunakan sebagai bandara embarkasi haji yang melayani sekitar 8.000 jamaah haji dari tujuh kabupaten/kota di Jawa Barat.
BIJB Kertajati juga melayani penerbangan umrah sebanyak empat kali seminggu serta penerbangan internasional dari Kuala Lumpur dengan frekuensi dua kali sepekan.
Bandara Kertajati merupakan bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Soekarno-Hatta. Bandara tersebut memiliki kapasitas terminal penumpang mencapai 5,6 juta penumpang per tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
7 Tips Memilih Pondok Pesantren yang Aman, Orangtua Perlu Perhatikan Hal Ini Demi Keamanan Anak
-
Ekonomi Aceh Tumbuh 4,09 Persen pada Triwulan I 2026
-
OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya
-
Jumlah Pengangguran di Riau Mencapai 137 Ribu Orang
-
LE SSERAFIM Bakal Rilis Album Baru PUREFLOW pt.1, Intip Jadwal Teasernya
-
Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Kenapa Suasana Bandara Selalu Terasa Emosional? Ternyata Ini Alasannya