SuaraTasikmalaya.id - Eks Juru Bicara KPK, Febri Diansyah turun gunung untuk membentengi istri Ferdy Sambi, Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan yang diduga dilakukan secara berencana terhadap Brigadir J.
Rupanya keputusan Febri Diansyah membela istri Ferdy Sambo disayangkan banyak pihak.
Ada yang menilai, jika Febri Diansyah dilihat sudah tidak seperti dulu yang dikenal sering membela warga tertindas.
Kemudian ada yang menduga-duga jika Febri Diansyah dijanjikan sederet kemewahan yang didapat saat membela istri Ferdy Sambo.
Termasuk di antaranya adalah penilaian dari Refly Harun yang dulu 'satu jalur' bersama Febri Diansyah.
Ahli Hukum Tata Negara itu menilai akan ada kemewahan yang didapatkan Febri Diansyah ketika membela Putri Candrawathi.
Secara pribadi, Refly Harus mengaku kecewa atas keputusan Febri Diansyah ikut pasang badan membela istri Ferdy Sambo.
Melihat sikap dan pilihan Febri Diansyah, Refly menilai jika mantan jubir KPK itu sudah tidak lagi memegang teguh idealisme memperjuangkan orang-orang yang tertindas.
"Kalau kita memang berbicara track record, kita membela yang benar dan adil," katanya.
"Maka belalah orang yang benar, belalah orang yang diperlakukan tidak adil," ujarnya.
"Tapi kalau membela orang yang tidak benar dan membela orang yang memperlakukan orang tidak adil, maka sama saja kita stand di dalam sebuah perspektif yang katakanlah akan membuat kita barangkali dilema," katanya dikutip dari Channel Youtube Refly Harun.
Refly Harun lantas menilai keputusan Febri Diansyah menerima tawaran membela istri Ferdy Sambo lantaran akan ada banyak keuntungan.
Mulai dari finansial dan popularitas lantaran yang dibela dinilai kelas kakap.
"Tapi Febri berhak atas pembelaan, iya," kata Refly Harun.
"Karena itupun kalau kita menarik diri, maka akan ada ribuan advokat yang bersedia membela. Apalagi ini panggung yang begitu wah," ujarnya.
Berita Terkait
-
UPDATE! 30 Jaksa Dipasang Hadapi Perkara Ferdy Sambo, Begini Kesaksian Pendeta Gilbert Lumoindong
-
Pernyataan Mengejutkan Ayah Brigadir J, Singgung Doa Pendeta Gilbert Lumoindong di Makam Yoshua
-
Ditolak Hotman Paris, Kini Istri Ferdy Sambo Tunjuk 2 Eks Pegawai KPK Jadi Kuasa Hukum Barunya
-
Polri Bantah Ferdy Sambo Ditahan di Sel Mewah, Netizen: Ruangan yang Benarnya Mana?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
BRI Dapat Apresiasi dari Menteri PKP karena Dukung Program 3 Juta Rumah
-
GWM Tank 500 Diesel Resmi Melantai di IIMS 2026, Land Cruiser 200 Versi Murah
-
Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin
-
Menteri PKP: BRI Berperan Strategis Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Datangi Polda Metro Jaya, Pandji Pragiwaksono Ingin Tahu 5 Orang Pelapornya
-
Jusuf Kalla: Perguruan Tinggi Jangan Andalkan Mahasiswa untuk Biaya Pendidikan
-
Terungkap Isi Diary Lula Lahfah, Awkarin Sindir Menohok Reza Arap
-
Menyoal Istilah "Gentengisasi" dan Prioritas Pembangunan Pemerintah
-
Terkuak! Cacahan Uang BI Awalnya Mau Dibuang ke Bantar Gebang
-
BTN Bidik Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi di 2026