SuaraTasikmalaya.id - Tragedi mematikan di Stadion Kanjuruhan membuat sepakbola tanah air, bahkan dunia ikut berduka.
Dari sana timbul saling bongkar kesalahan yang berujung pada ratusan nyawa melayang sia-sia.
Aparat kepolisian lantas membongkar soal pengaturan jadwal pertandingan Arema FC vs Persebaya yang ditolak dilakukan sore hari.
Dari sana tercium aroma bangkai pikiran manusia, yakni saling lempar tanggung jawab.
Sebaran data meninggal
Kabar tentang korban jiwa hingga pukul 14.00 WIB pada 2 Oktober 2022, dalam tragedi mematikan di Stadion Kanjuruhan, Malang, mencapai 131 orang.
Untuk korban luka ringan hingga sedang berjumlah 253 orang. Tercatat juga korban luka berat yang mencapai 31 orang.
Berdasarkan rekapitulasi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur per 2 Oktober 2022 pukul 14.53 WIB, korban meninggal mencapai 131 orang yang tersebar di 24 rumah sakit.
Berikut data sebaran korban tragedi Kanjuruhan dari Dinkes Jawa Timur:
Baca Juga: Tes Psikologi: Objek yang Pertama Kali Dilihat Ungkap Karakter Tersembunyi Anda
1. RSUD Kanjuruhan:
- Korban luka ringan dan sedang (KRS): 89
- Korban luka berat: 4
- Korban dirawat: 12
- Meninggal dunia (MD): 21
2. RSI Gondanglegi:
Berita Terkait
-
Bos MU Minta Pengurus PSSI Jangan Banyak Alasan, Segera Mundur Serahkan ke Menpora Dampak Ratusan Suporter Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan
-
Pasca Tragedi di Kanjuruhan, Manajemen Arema FC Turut Bertanggung Jawab atas Semua Korban
-
Kronologi dan Penyebab Tragedi Berdarah Laga Arema vs Persebaya di Malang Tewaskan 127 Orang
-
Derby Jatim Berujung Duka Cita, Gas Air Mata jadi Pemicu Kematian Ratusan Suporter Arema FC
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Ketetapan Pajak, Agensi Beri Tanggapan
-
Timnas Indonesia vs Vietnam, Rizky Ridho: Kunci Bisa Menang Jangan Mau Diprovokasi
-
Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara