/
Minggu, 09 Oktober 2022 | 08:31 WIB
Kolase mendiang Brigadir J, Putri Candrawathi, dan eks jubir KPK, Febri Diansyah. (Instagram Febri Diansyah/pixabay/WilliamCho/dok polri)

SuaraTasikmalaya.id -  Kuasa hukum Ferdy Sambo dan sang istri Putri Candrawathi, Febri Diansyah mengatakan kondisi terbaru.

Febri Diansyah mengatakan jika Ferdy Sambo pasrah terhadap perkara kasus dugaan pembunuhan Brigadir J yang tak lama lagi akan segera disidangkan.

Saat menjalani pelimpahan di Kejaksaan Agung RI, Febri Diansyah pun mengungkap kondisi terkini Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo tersebut.

Dalam kasus ini, Ferdy Sambi dikatakan Febry sudah menerima secara lapang dada.

Ferdy Sambo kata Febri menyerahkan semuanya pada proses hukum yang menjeratnya.

Bahkan, Ferdy Sambo juga sudah memasrahkan nasibnya kepada majelis hakim.

"Nanti kita berharap (pada) majelis hakim. Kami percaya majelis hakim akan objektif dan adil dalam hal ini," kata Febri. 

"Apalagi tadi disampaikan Pak Ferdy Sambo ya, bahwa Pak Sambo memasrahkan nasibnya pada majelis hakim yang mulia," kata Febri, Rabu, 5 Oktober 2022.

Siap tanggung jawab

Baca Juga: Tes Kepribadian: Cek! Seberapa Stresnya Anda, Ketahui lewat Gambar Ini

Kolase foto dokumen Brigadir J, Putri Candrawathi, dan Ferdy Sambo. (sumber: dok polri)

DIKATAKAN Febri Diansyah, Ferdy Sambo sangat siap untuk mempertanggungjawabkan apa yang sudah menimpa mendiang Brigadir J.

Sementara itu, Febri Diansyah menegaskan dirinya bersama tim siap mendampingi Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Mereka siap memberikan yang terbaik untuk mendampingi dan membela Ferdy Sambo bersama Putri Candrawathi dalam menjalani proses hukum yang berlangsung.

Tak hanya itu, Febri meminta rakyat Indonesia fokus pada fakta-fakta yang ada dan telah ditemukan.

Dia meminta masyarakat tidak percaya spekulasi tak berdasar yang malah memperlebar dan memperkeruh kasus ini.

"Pada persidangan ini (perkara pembunuhan Brigadir J) kami mengajak semua pihak dan publik untuk bisa mengawal bersama proses hukum ini," kata Febri Diansyah.

"Objektivitas kita, rasa keadilan kita semua tentu saja diuji dalam proses ini," ucap Febri Diansyah.

Semua demi cinta

Kolase foto dokumen Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo bersama mendiang Brigadir J. (sumber: nstagram @nyinyir_update_officialayar/dok polri)

BICARA di hadapan media, Ferdy Sambo secara jelas mengatakan jika dirinya sangat mencintai Putri Candrawathi.

Bahkan Ferdy Sambo juga mengatakan jika istrinya tidak bersama dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Apa yang dilakukan pada Brigadir J kata Ferdy Sambo semata-mata karena rasa cintanya pada sang istri yaitu Putri Candrawathi.

"Saya lakukan ini (membunuh Brigadir J) karena kecintaan saya kepada istri saya," kata Ferdy Sambo pada 5 Oktober 2022.

Saat kejadian, Ferdy Sambo tak menampik jika dirinya marah hingga gelap mata membunuh memberi perintah untuk menembak Brigadir J.

Dia marah setelah mendengar insiden yang terjadi di Magelang, sehingga nekat melakukan pembunuhan berencana pada Brigadir J.

"Saya tidak tahu bahasa apa yang dapat mengungkapkan perasaaan, emosi, dan amarah akibat peristiwa yang terjadi di Magelang," katanya.

Mantan jenderal polisi bintang dua ini lantas mengatakan jika kabar dugaan perkosaan istrinya sangat menyakitkan.

"Kabar yang saya terima (dugaan perkosaan) sangat menghancurkan hati saya," ujarnya.

Setelah itu Ferdy Sambo memastikan jika dirinya siap menjalani proses hukum yang berlaku.

Bahkan Ferdy Sambi sangat siap bertanggung jawab atas perbuatannya dalam mendalangi kematian Brigadir J.

"Saya sangat menyesal. Saya siap menjalani semua proses hukum," ungkapnya

Sebut Putri Candrawathi korban

KEMUDIAN Ferdy Sambo juga menegaskan sang istri tidak bersalah dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Ferdy Sambo mengatakan, Putri Candrawathi sama sekali tidak melakukan apa-apa saat Brigadir J dieksekusi Bharada E.

Dalam kasus ini, Ferdy Sambo kembali meyakinkan publik jika istrinya telah menjadi korban dalam perkara pembunuhan Brigadir J.

"Istri saya tidak bersalah, dia tidak melakukan apa-apa, justru dia korban," kata Ferdy Sambo. (*)

Load More