/
Sabtu, 08 Oktober 2022 | 18:08 WIB
Terduga tersangka utama kasus pembunuhan Brigadir Nopryansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Ferdy Sambo. Pecatan polisi ini mengaku menyesal dan meminta maaf. (Suara.com/Rakha)

SuaraBandung.id - Terduga dalang utama kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Ferdy Sambo memberi pesan yang sangat menyayat hati.

Entah apa skenario di balik pesan tersebut, akankah Ferdy Sambo lolos dari jerat vonis maksimal hukuman mati?

Seperti diketahui jika Ferdy Sambo menggunakan seluruh kekuatannya untuk merekayasa kasus pembunuhan Brigadir J.

Berikut adalah pesan Ferdy Sambo yang disampaikan pada proses awal pelimpahan berkas di Bareskrim ke Kejaksaan Agung pada Rabu pagi 5 Oktober 2022.

Dari pesan tersebut, Ferdy Sambo tetap pada pendiriannya, jika sang istri tidak bersalah dalam kasus yang memberlitnya.

Saya yang Bertanggungjawab, Isteri Saya Tidak Terlibat

"Saya pasrahkan nasib saya ke yg mulia majelis hakim."

"Semua yang saya lakukan adalah karena kecintaan saya pada isteri saya." 

"Saya tidak tahu bagaimana membahasakan perasaan, emosi, amarah yang memuncak setelah mendengar informasi tentang perbuatan yang dialami isteri Saya." 

Baca Juga: Datang ke Tempat Ini untuk Mendapatkan Solusi atas Segala Permasalahan, Ini Kata Ustaz Adi Hidayat

"Kabar yang sangat menyesakkan hati saya sebagai seorang suami."

"Namun, Saya menyesal sangat emosional saat itu."

"Saya akan mempertanggungjawabkan secara hukum. Isteri saya tidak terlibat dan tidak melakukan apa-apa."

"Terakhir, saya memohon maaf kepada seluruh pihak yang terdampak atas perbuatan yang saya lakukan, khususnya mohon maaf kepada bapak dan Ibu keluarga korban. Terima kasih," kata Ferdy Sambo.

Dibackup Febri Diansyah

Kolase foto dokumen mendiang Brigadir J, Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo, dan eks jubir KPK Febri Diansyah. (sumber: pixabay/WilliamCho/suara.com/dok polri)

FEBRI DIANSYAH mengatakan jika Putri sudah siap menjalani persidangan atas kasus yang membelitnya.

Load More