SuaraTasikmalaya.id – Ada empat bukti yang disebut akan ‘memberatkan’ mendiang Brigadir J atas pengakuan Putri Candrawathi soal dugaan pemerkosaan di rumah Magelang.
Kuasa hukum Putri Candrawathi, Febri Diansyah mengatakan jika tim memiliki empat bukti yang terkait dugaan pelecehan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi.
Seperti diketahui jika soal isu pelecehan bahkan pemerkosaan terhadap istri Ferdy Sambo bergulir sejak terungkapnya pembunuhan Brigadir J di Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Meski di awal soal lokasi pelecehan dibantah terjadi di Duren Tiga, akan tetapi istri Ferdy Sambo tetap mengaku dirinya korban pelecehan.
Dari awalnya lokasi pelecehan disebut di Duren Tiga, kemudian bergeser ke rumah Ferdy Sambo di Magelang.
Namun, lantaran publik sudah kecewa atas kebohongan pertama, mereka pun mengsanksikan pengakuan istri Ferdy Sambo soal pemerkosaan di Magelang.
Selain itu, hal yang membuat publik semakin marah adalah soal scenario jahat Ferdy Sambo untuk menutupi kejahatannya.
Skenario awal yang dibuat Ferdy Sambo adalah terjadinya baku tembak antara Bharada E dan Brigadir J yang diawali dengan pemerkosaan Putri di Duren Tiga.
Usai skenario tembak-menembak antara Brigadir J dan Brigadir E tidak berjalan mulus, publik marah.
Di dalam persidangan kuasa hukum Putri Candrawathi, Febri Diansyah bersikukuh jika kliennya mengalami kekerasan seksual di Magelang pada 7 Juli 2022.
Kemudian eks jubir KPK membuka semua yang menjadi bukti adanya pelecehan seksual Brigadir J terhadap Putri.
Di sana Febri Diansyah mengungkap bukti kekerasan seksual yang diduga dialami Putri Candrawathi.
"Bukti 1 Keterangan Korban, Putri Candrawathi. Disampaikan pada Penyidik dan dituangkan di BAP tanggal 26 Agustus 2022," kata Febri Diansyah dikutip dari Suara.com.
Kemudian Febri Diansyah juga memperlihatkan hasil pemeriksaan forensik Nomor: 056/E/HPPF/APSIFOR/IX/2022 tertanggal 6 September 2022.
Bukti itu kemudian dijadikan Febri Diansyah sebagai bukti atas dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan Putri Candrawathi.
Kemudian bukti kedua kata Febri Diansyah, adalah hasil pemeriksaan psikologi forensik.
"Bukti dua tersebut merupakan hasil Pemeriksaan Psikologi Forensik terhadap semua tersangka, saksi dan korban. Dokumennya tertulis PRO JUSTICIA," kata Febri Diansyah.
Dikatakan Febri Diansyah, dokumen Pro Justitia tersebut adalah menandakan jika pihak yang meminta pemeriksaan bukan Kuasa Hukum, tetapi Penyidik.
"Yang melakukan pemeriksaan adalah mereka yang kompeten & memiliki keilmuan yang kuat," kata Febri.
Kemudian ada bukti ketiga yang merupakan keterangan dari ahli dalam Berita Acara Pemeriksaan Psikolog tertanggal 9 September 2022.
"Poin pokok yang disampaikan: didapatkan informasi yang konsisten telah terjadi kekerasan seksual tersebut merupakan suatu tindakan yang tidak diduga serta tidak dikehendaki korban," jelas Febri Diansyah.
Selanjutnya adalah bukti keempat, keterangan dari dua saksi di lokasi kejadian.
Febri Diansyah meyakini jika Putri Candrawathi telah mendapat kekerasan seksual yang disaksikan oleh dua orang dalam peristiwa di Magelang.
"Dua saksi yang melihat secara jelas peristiwa di luar kamar ketika menemukan Bu Putri tergeletak pingsan dengan pakaian tidak proper, keringat dingin di depan pintu kamar dekat tempat pakaian kotor & melihat kamar berantakan," papar Febri Diansyah.
"Dan saksi lain yang mengkonfirmasi situasi pasca kejadian KS," pungkasnya.
Artikel ini sudah tayang di semarang.suara.com berjudul Ngotot Putri Candrawathi Dilecehkan, Ini 4 Bukti yang Dibeberkan Oleh Kuasa Hukumnya
Berita Terkait
-
Saat Brigadir J Meregang Nyawa, Kamaruddin Buka-bukaan Putri Candrawathi Lakukan Hal Terlarang
-
Kamaruddin Lantang Sebut Otak Pembunuhan Brigadir J Bukan Ferdy Sambo, Dua Kali Berduaan di Kamar, yang Terakhir Bicara Soal Sensitif: Tak Lazim
-
Keluarga Brigadir J Siap Bertarung di Persidangan, Kamaruddin Ungkap Penyandang Dana
-
Akhirnya Terungkap Bharada E Sebelum Tembak Brigadir J: Bang Lari Bang, Pengacara Ungkap Akhirnya Ditembak Juga
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Viral Video Pawai Takbiran Azab Korupsi MBG di Lombok, Ada Siksa Kubur
-
BRI Perkuat Layanan Pekerja Migran, Remittance Tumbuh 27,7%
-
Puasa Syawal 2026 Sampai Tanggal Berapa? Simak Jadwal Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Rest Area Tol Penuh saat Arus Balik Lebaran 2026, Istirahat dan Buang Air Harus ke Mana?
-
Pelangi di Mars, Ketika Film Anak Gagal Memahami Anak
-
Puasa Syawal 2026 Mulai Kapan? Ini Beda Jadwal Muhammadiyah dan Pemerintah
-
Bikin Sungkem! Skutik Nyeleneh Honda Ini Cuma 49cc Tapi Harganya Kalahkan Motor Sport
-
9 Inspirasi Gaya Lebaran Couple Artis 2026 yang Paling Mencuri Perhatian
-
Ekonom UGM Wanti-wanti: Jangan Sampai WFH Demi Hemat BBM 'Bunuh' Warung dan Ojol
-
Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!