SuaraTasikmalaya.id - Tahun ke tahun perhelatan Piala Dunia sepak bola selalu penuh hal menarik.
Termasuk Piala Dunia 1950, ada India yang sebenarnya berhasil untuk masuk babak kualifikasi namun ia ternyata dilarang untuk bermain.
Bukan tanpa alasan, panitia Piala Dunia 1950 kala itu kebingungan, karena India memaksa ingin bermain tanpa sepatu alias nyeker.
Ternyata tidak hanya India, berikut 5 daftar negara yang menolak main meski tembus Piala Dunia.
1. India (Nyeker).
Meski timnas India berhasil masuk babak kualifikasi di Piala Dunia 1950, namun mereka akhirnya gagal.
FIFA menilai bahwa India tidak memenuhi syarat untuk di Piala Dunia karena tidak memakai sepatu alias nyeker.
Tidak hanya itu, mereka juga ternyata tidak punya uang untuk bisa memberangkatkan timnya ke Brasil.
2. Jepang (Tak ada ongkos).
Baca Juga: Kakak Tiri Syahrini Bongkar Hal Ini, Incess Kian Didesak Akui Rakha Stevira sebagai Anak Kandung
Satu-satunya perwakilan Asia pada Piala Dunia 1938, Jepang yang sebenarnya sukses seleksi namun harus mengubur mimpinya jadi juara.
Kala itu, Jepang tidak punya ongkos untuk bisa memboyong tim nya ke Perancis, tempat pagelaran Piala Dunia 1938.
3. Austria (Kekacauan situasi politik)
Meski dekat dengan Prancis pada Piala Dunia 1938 dan sukses seleksi.
Disayangkan kondisi negara tersebut tengah kacau dengan ulah para politisi yang akhirnya menyebabkan gagal berpartisipasi dalam Piala Dunia.
Peristiwa ini disebut dengan Anschluss ialah aneksasi Austria oleh Jerman Raya kala itu.
Berita Terkait
-
Beruntung! Timnas 5 Negara Ini Mampu Tembus Piala Dunia Meski Sedikit Penduduk dan Namanya Asing di Telinga
-
Bikin Ngeri Pemain! 3 Negara Tersohor Ini Jadi Kolektor Kartu Merah Terbanyak di Piala Dunia, Nekad Celakai Lawan?
-
Ironi! 3 Negara Ini Tak Pernah Menang di Piala Dunia hingga Dijuluki sang Juara Harapan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur