SuaraTasikmalaya.id - Dalam serial One Piece, terdapat salah satu kelompok bernama Bajak Laut Hati.
Kelompok ini masuk ke dalam kategori generasi terburuk sama halnya dengan Bajak Laut Topi Jerami yang menjadi kelompok utama dalam serial One Piece.
Bajak Laut Hati memiliki seorang kapten bernama Trafalgar Law yang mempunyai kekuatan luar biasa.
Bagaimana tidak, dengan kekuatan yang dimilikinya, Trafalgar Law sebagai bajak laut yang sebelumnya dijuluki rookie (seorang bajak laut pemula) mampu mengalahkan salah satu yonko (kaisar lautan) bernama Big Mom yang terkenal kuat dan memiliki pasukan perang yang banyak.
Meski saat pertarungan melawan Big Mom, Law dibantu dengan aliansinya, bernama Kaptain Kid.
Dengan kekuatan yang dimiliki Law, nama Bajak Laut Hati pun dikenal luas.
Namun, untuk kekuatan para krunya Bajak Laut Hati, ternyata belum banyak ditampilkan.
Tidak sedikit orang berspekulasi bahwa para kru Bajak Laut Hati hanya menjadi beban sang kapten Law.
Spekulasi itu didasari dari tampilan para kru yang terlihat lemah dan mudah panik ketika bertemu dengan lawan yang kuat.
Baca Juga: Ditelepon RD untuk Bungkam, Denise Chariesta Tak Peduli dan Malah Sebutkan Hal Ini
Sekarang di bab 1064, kita melihat bagaimana Bajak Laut Hati bertarung sebagai sebuah Tim (hanya lima orang utama, Penguin, Shachi, Bepo, Jean Bart dan Hakugan).
Mereka dijuluki 'Pakar Pertempuran Angkatan Laut'. Mereka juga merupakan petarung tipe defensif/kontra.
Bahkan Law, meminta krunya Shachi dan Penguin untuk memberikan perlindungan dan serangan balik dari bawah air.
Sachi dan Penguin
- Sachi dan Penguin bukanlah Manusia Ikan atau Setengah Manusia Ikan. Penguin mengatakan dia dan Sachi dibesarkan di pelabuhan North Blue yang dingin, sehingga mereka memiliki keuntungan dalam pertempuran laut.
Shachi dapat memanjangkan tubuhnya dan menyedot air dalam jumlah besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Ratusan Warga Padati Balai Kota Pagar Alam, Undian Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Meriah
-
PT Bukit Asam Tbk Resmikan SAKA Ombilin Heritage Hotel untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan
-
Skandal Guest House UIN Raden Fatah Melebar, PPK Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp2,1 Miliar
-
Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.
-
Slow Travel di Bhutan: Cara Elegan Melarikan Diri dari Hiruk Pikuk Dunia Modern
-
Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi
-
Takut Anak Gagal Masuk PTN? 7 SMA Swasta di Palembang Ini Kini Jadi Pilihan Banyak Orang Tua
-
Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?
-
Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama
-
Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya