SuaraTasikmalaya.id - Dedi Mulyadi mencurahkan isi hatinya usai digugat cerai oleh sang istri, Anne Ratna Mustika.
Isi curahan hati Anggota DPR RI tersebut ia sampaikan melalui unggahan video YouTube miliknya.
Dalam video tersebut Dedi Mulyadi menyebutkan bahwa dia telah kehilangan segalanya.
Sebelumnya ia juga menceritakan terkait alasannya melepas ikat kepala saat menghadiri sidang mediasi di Pengadilan Agama Kabupaten Surakarta.
Ia mengaitkan situasi yang sedang ia alami dengan sebuah peribahasa sunda yang berbunyi “cing caringcing pageuh kancing, set saringset pageuh iket”.
Dalam hal ini, cing caringcing pageuh kancing memiliki makna dimana kancing merupakan simbol bagi seorang perempuan.
Oleh sebab itu kancing harus diikat dengan kuat dan tidak boleh lepas dari talinya, karena hal itu berkaitan dengan kehormatan perempuan.
“Kalau kancingnya lepas, itu tanda sudah hilangnya kehormatan diri. Karena kancingnya sudah lepas,” jelas Dedi Mulyadi, seperti dikutip dari kanal YouTube miliknya, Senin (31/10/2022).
Selanjutnya bait kedua set saringset pageuh ikut, Dedi Mulyadi menjelaskan ikat kepala merupakan simbol maskulinitas.
Baca Juga: Dua Terdakwa Pembunuh FS dan PC, Saling Berpelukan Saat akan Berhadapan dengan Keluarga Brigadir J
Dimana ikat kepala merupakan simbol yang menggambarkan kehormatan dari seorang laki-laki dan pemimpin.
Lebih lanjut ia menjelaskan, jika tempat dimana dia menghadiri sidang mediasi merupakan tempat yang tidak melambangkan kehormatan, oleh sebab itu ia melepas ikat kepalanya.
“Karena bagi saya tempat itu bukan tempat yang melambangkan kehormatan. Tempat itu bukan tempat yang melambangkan tentang maskulin,” ungkapnya.
Ia menjelaskan ia telah kehilangan segalanya dan merasa dia bukan seorang pemimpin pada saat itu.
“Saya orang yang sudah tidak memiliki mahkota. Saya menjadi orang yang kehilangan segalanya,” pungkas Dedi Mulyadi.
Sebelumnya Dedi Mulyadi diketahui turut menghadiri sidang mediasi perceraian yang dilayangkan oleh Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.
Berita Terkait
-
Video Sodorkan Tangan ke Ambu Anne Viral, Dedi Mulyadi Bahas Soal Pernah Jadi Wakil dan Bupati Purwakarta
-
Plat Nomor Mobil yang Digunakan Bupati Purwakarta Diduga Palsu, Polisi: Kita akan Cek Dulu
-
Kang Dedi Kesel, Tiga Anak Pemulung Tak Sekolah: Ngapain Buat Anak Kalau Tidak Tanggung Jawab
-
Pasutri Dedi Mulyadi - Anne Ratna Mutika Proses Perceraian, Bagaimana Dampaknya Terhadap Mental Anak?
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam