/
Rabu, 02 November 2022 | 14:19 WIB
ART Ferdy Sambo Susi memberikan kesaksian yang berubah-ubah (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/tom)

SuaraTasikmalay.id - Persidangan kasus Ferdy Sambo membunuh Brigadir J terus bergulir sampai pemanggilan para saksi dari Pembantu Rumah Tangga (PRT) sang Jenderal.

Ada yang menarik dari berjalannya persidangan kesaksian PRT Ferdy Sambo di mata Hakim.

Pasalnya, Hakim menilai kesaksian PRT Ferdy Sambo ini seperti settingan.

Bahkan, Hakim dengan tegas menilai PRT Ferdy Sambo menganggapnya bodoh dengan membuat cerita kesaksian yang tampak settingan tersebut.

"Saya mau nanya sama saudara, masuk akal enggak sih cerita saudara ini?" tanya Hakim dengan geram.

"Inilah kalau ceritanya settingan ya seperti ini. Kau anggap kami ini bodoh?" tanya Hakim dengan tegas.

Sebelumnya disampaikan kesaksian-kesaksian dari PRT Ferdy Sambo tentang kondisi Putri Candrawati saat tragedi penembakan berlangsung.

PRT Ferdy Sambo yang bernama Susi ini mulai menceritakan kronologi kejadian walaupun sulit dipahami oleh para hakim.

Persidangan ini dilakukan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin, 31 Oktober 2022.

Baca Juga: Ternyata Emaknya Robin Hood! Inilah Ibu-Ibu yang Bikin Dewi Perssik Murka

PRT Ferdy Sambo yang bernama Susi diberikan beberapa pertanyaan yang harus dijawabnya dengan jujur.

Namun, jawaban-jawaban yang diberikan Susi terlihat janggal dan tidak masuk akal.

Sebab, jawaban Susi atas pertanyaan sang Hakim dinilai berubah-ubah dan tidak konsisten.

Hakim bertanya tentang kondisi Putri Candrawati pada saat di Magelang yang diduga terjatuh di kamar mandi.

Namun, Susi tidak mengetahui penyebab Putri Candrawati terjatuh, karena dirinya sedang memasak di dapur lantai bawah.

Susi mengaku bahwa dirinya tiba-tiba diminta oleh Kuat Ma'ruf untuk mengecek kondisi Putri Candrawati di lantai atas.

Load More