/
Minggu, 25 September 2022 | 10:23 WIB
Kolase foto dokumen Susi Pudjiastuti dan Najwa Shihab. Sejak kritik tajam dilontarkan Najwa Shihab pada Polri, namanya trending di berbagai akun media sosial, termasuk Twitter. (instagram/@susipudjiastuti115/@najwashihab/)

SuaraTasikmalaya.id - Jurnalis senior Najwa Shihab benar-benar 'babak belur' dihajar netizen.

Suara netizen tampak satu komando, membalas dan menceramahi Najwa Shihab lantaran dinilai berlebihan dalam mengkritik Polri.

Sejak kritik tajam dilontarkan Najwa Shihab pada Polri, namanya trending di berbagai akun media sosial, termasuk Twitter.

Banyak akun-akun media sosial membahas keberanian jurnalis Najwa Shihab yang berlebihan.

Satu di antara komentar dari unggahan akun @kurawa tampak keras menyentil Najwa Shihab. 

Akun tersebut memberi penilaian pembawaan Najwa Shihab sangat kritis dan tegas.

Admin akun menilai Mbak Nana nama sapaan akrab Najwa Shihab, memiliki kelemahan.

Najwa Shihab disebutnya tidak mau mendengar pendapat atau nasihat orang lain.

Dampaknya adalah menyebabkan narasumber berpikir ulang jika ada undangan di acara Najwa Shihab.

Baca Juga: Kualat! Nekat Melawan Ucapan Papa Surya, Elsa Kena Batunya hingga Buat Nino Semakin Benci di Ikatan Cinta

Dan, dia mengatakan, narasumber akhirnya enggan untuk tampil di acara milik Najwa Shihab.

“Mba @NajwaShihab ini kelemahannya dia gak mau mendengar, sudah beberapa tahun yang lalu kita nasehatin untuk merubah cara dia menjadi pembawa acara,” kata dia dalam cuitannya yang kemudian banyak dikomentari.

“Sekarang narsum penting hampir gak ada yang mau ke acara dia lagi. Semua diambil habis sama Deddy Corbuzier. Orang-orang sekelilingnya yang merusak,” ucap akun tersebut melalui tulisan.

Sebelumnya kata dia, awalnya orang-orang begitu bangga bisa menjadi narasumber di acara Mata Najwa. 

Akan tetapi, dia menilai Najwa Shihab malah berubah dalam mengajukan pertanyaan menjadi intimidatif dan terkesan egois.

Najwa Shihab kata dia, membuat narasumber dipaksa menjawab sesuai keinginan sang presenter.

Load More