SuaraTasikmalaya.id - Jarimu harimaumu, mungkin pepatah itulah yang tengah disandang oleh haters Dewi Perssik berinisial W ketika mengutarakan pendapatnya dengan kalimat yang tak pantas di akun media sosial sang biduan dangdut tersebut.
Diketahui sebelumnya beredar video yang berisi hinaan kepada Dewi Perssik dari seorang wanita bernama Winarsih.
Dewi Perssik kemudian melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian dengan kasus dugaan pencemaran nama baik.
Wanita tersebut kini tengah berada di Polres Metro Jakarta Selatan, pada Rabu (9/11/2022). Kehadirannya tersebut untuk melakukan agenda mediasi dengan pihak pelapor.
Mengutip dari unggahan video di kanal YouTube Indosiar pada Minggu (13/11/2022). Di balik itu tersimpan kepiluan hati Dewi Perssik hingga membuat matanya sembab tak tertahankan.
Haters Inisial W Sampaikan Permintaan Maaf secara Langsung
Beberapa waktu lalu Dewi Perssik mengambil jalur hukum untuk menjerat sosok ibu yang menghujatnya.
Usai melakukan sayembara Rp100 juta, akhirnya ibu yang menghujat Dewi Perssik akhirnya ditangkap.
Haters tersebut seorang ibu berinisial W dengan usia sekitar 50 tahun-an. Diungkap Dewi Perssik jika proses hukum bakal terus berlanjut sebagai bentuk ketegasan.
Diketahui sosok W yang berasal dari Malang langsung pergi ke Jakarta untuk meminta maaf ke Dewi Perssik.
Baca Juga: Terlilit Utang Cicilan KPR, Jessica Iskandar Akui Sering Makan di Warteg dan Naik Taksi Online
"Aku dari Malang ke sini jauh-jauh ke sini mau minta maaf sama Dewi Perssik, minta maaf sebesar-besarnya atas kelancangan omongan yang enggak sopan itu," ujar Winarsih sambil menangis pada awak media memohon permintaan maaf kepada Dewi Perssik.
Kondisi W Tertekan dan Depresi, Dewi Perssik Tegas Teruskan Kasus Pencemaran Nama Baik
Kini kondisi ibu W tersebut, mengaku tertekan dan merasa depresi akibat kasus yang kini sedang menimpanya.
Namun Dewi Perssik masih tetap enggan dan tegas untuk menempuh jalur damai atas kasus tersebut.
Hal itu menjadi pertimbangan berat bagi Dewi Perssik untuk tetap mempertahankan kasus tersebut.
“Sebenarnya ya mbak, kalo kita dikomentari, dikritik masih diterima masukannya. Tapi yang penting jangan nyinyir dan fitnah gitu,” ungkap Dewi Perssik.
Lebih lanjut, Dewi Perssik justru mendukung pada kritik yang bisa membangun seorang publik figur menjadi pribadi lebih baik. Beda halnya dengan hujatan yang berisi bongkaran aib dari penghujatnya apalagi hujatan tersebut tak benar alias fitnah ada hak Dewi Perssik membela dirinya.
Berita Terkait
-
Dewi Perssik Disindir Ikuti Jejak Lesti Kejora Jika Cabut Laporan Wanita yang Menghina Dirinya
-
The Real Sultan, Fuji Bongkar Nominal Belanja Dewi Perssik Hingga Nagita Slavina: Tembus Ratusan Juta
-
Dewi Perssik Ogah Cabut Laporan Penghinanya, Publik Malah Sindir Lesti Kejora
-
Luna Maya Cuek, Denise Chariesta kini Senggol Dewi Perssik: Minta Dikawinin, tapi Teman gua nggak Mau
-
Panas! Denise Chareista: Dewi Perssik Minta Kawin dengan Teman Gue Tapi Ditolak
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati