SuaraTasikmalaya.id - Event akbar G20 di Bali menyisakan kisah pilu yang dialami seorang wanita yang bertugas sebagai anggota TNI (Kowad).
Prajurit wanita tersebut diperdaya oleh lelaki yang memiliki jabatan Mayor dengan tugas sebagai Pasukan Pengamanan Presiden atau Paspampres.
Dengan kejadian yang sangat memilukan tersebut, Korps TNI benar-benar tercoreng.
Akibat ulah satu oknum anggotanya atas dugaan pemerkosaan membuat gelaran KTT G2- di Bali pada 15-16 November 2022 lalu ternoda.
Anggaran besar dengan pengamanan ekstra maksimal, justru ada wanita yang terlibat di dalamnya tidak aman hingga kehormatannya dirampas paksa.
Diberitakan jika korban pemerkosaan dan pelaku merupakan sesama anggota TNI.
Korban pemerkosaan adalah prajurit wanita (Kowad) dari Divisi Infanteri 3/Kostrad, Letda Caj (K) GER.
Sedangkan tersangka adalah Mayor BF (Bagas Firmasiaga) yang belakangan diketahui adalah seorang perwira dari Pasukan Pengamanan Presiden atau Paspampres.
Saat ini korban mengalami trauma dan dalam proses pemeriksaan medis.
Baca Juga: Kelewatan! Guru Ngaji Cabuli Santri Sampai Berdarah Di Batang, Kelakuan Bejat RM Dibongkar Polisi
Tentang kejadian itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Laksda Kisdiyanto kepada wartawan, Jumat (2/12/2022), mengatakan jika korban masih dalam pemeriksaan.
"(Korban) Masih dalam pemeriksaan medis," kata Kisdiyanto seperti dikutip tasikmalaya.suara.com dari suara.com.
Meski membenarkan ada peristiwa tersebut, Kisdiyanto belum bisa menjelaskan secara detail bagaimana kondisi korban saat ini.
Dia hanya mengatakan jika korban masih dalam pemeriksaan lanjutan oleh Pomdam IV/Hasanudin.
Ancaman dipecat
Sementara itu, terduga pelaku pemerkosaan Mayor BF sudah ditangkap.
Berita Terkait
-
Ditengok Jokowi, Ketua Ponpes Darul Falah Cianjur Minta Trauma Healing Pascagempa Bagi Pengungsi
-
Tinjau Pembangunan Rumah Tahan Gempa di Cianjur, Jokowi: yang Rumahnya di Pusat Gempa Bakal Direlokasi di Sini
-
Komentar Jokowi Soal Pernikahan Kaesang-Erina: Curhat hingga Minta Maaf
-
Refly Harun Melihat Empat Kekhawatiran Jokowi Pasca Lengser, Salah Satunya Soal Dinasti Politik
-
Presiden Joko Widodo Bagikan Kabar Gembira bagi Korban Gempa Cianjur
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Lagi Tren Login Muhammadiyah, Ini 6 Keuntungan Punya Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah
-
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
-
Bandara Kualanamu Catat Kenaikan Penumpang 29,4 Persen
-
Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran
-
Bojan Hodak Sebut Pemain Persib dalam Mood Bagus Setelah Libur
-
Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, Jubir Hingga Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas
-
Dini Hari Mencekam di Palembang, Mobil Dibakar Bom Molotov, Pelaku Terekam CCTV
-
Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun
-
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Terminal Kalideres Dipantau Ketat Selama Arus Mudik Lebaran
-
Mendagri Ungkap Penyebab Antrean BBM di Kalbar, Panic Buying Gegara Hal Ini