SuaraTasikmalaya-Pesohor yang juga aktris Baim Wong mendatangi Bareskrim Mabes Polri, Jakarta pada Senin (5/12). Suami Paula Verhoeven itu menemani warga Singapura yang ditipu atasnama dirinya.
"Saya menemani (buat laporan -red). Jadi, ada yang pakai nama saya (untuk menipu)," ujar Baim Wong, seperti dikutip dari kanal YouTube KH Infotainment.
Menurut Baim, korban sengaja datang ke Indonesia terus melaporkan masalahnya ke Polsek terdekat. Tapi masalah tersebut tak bisa ditangani Polsek karena yang melapornya bukan WNI, pihak Polsek menyarankan lapor ke Bareskrim.
"Ke mana-mana harus di Bareskrim, makanya saya bantu temani," terangnya.
Sahabat Raffi Ahmad ini mulanya engak mau ikut campur dalam perkara tersebut. Ia berubah pikiran usai mendengar cerita memilukan dari sang korban.
"Kasihan, dia alami kerugian Rp140 juta giveaway pakai nama saya dan sekarang enggak punya apa-apa lagi," kata Baim Wong.
Laporannya di Bareskrim dan masih dalam proses.
Baim Wong juga kembali mengingatkan kepada netizen untuk hati-hati.
Diketahui, keterkaitan Baim Wong dengan kepolisian sebelumnya terjadi karena kasus prank laporan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Ia sempat dikecam lantaran konten itu dibuat di tengah merebaknya kasus Lesti Kejora dan Rizky Billar. Baim dianggap tak memiliki empati sama sekali. (*)
Baca Juga: Simak! 4 Tips Mengatur Keuangan selama Hadapi Resesi 2023 bagi Generasi Sandwich
Berita Terkait
-
Muncul Lagi Korban Giveaway Baim Wong, Warga Singapura Tertipu Rp140 Juta
-
Kasus Prank Polisi Naik Penyidikan, Baim Wong dan Paula Verhoeven Siap-Siap Jadi Tersangka
-
Kasus Prank KDRT Naik ke Tingkat Penyidikan, Baim Wong Akan Jalani Pemeriksaan Hari Ini
-
Baim Wong Sepi Job Gegara Kasus Prank KDRT? Ini yang Sebenarnya Terjadi
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Wuling Aira ev Kantongi Ribuan Pemesanan Sepanjang Gelaran GIIAS 2026 Berlangsiung
-
Sidang dr Richard Lee Memanas, Kuasa Hukum Soroti Keterangan Doktif yang Tak Konsisten
-
BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik
-
Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global
-
Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35
-
Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?
-
Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa
-
Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI
-
Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan
-
Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor