SuaraTasikmalaya.id - Bagaimana cara memilih Set top box (STB) agar aman saat digunakan?
Kualitas Set top box (STB) seperti apa yang benar-benar aman untuk digunakan masyarakat?
Apakah Set top box (STB) dari negara yang dibagikan secara gratis sudah benar-benar aman?
Lalu, apakah Set top box (STB) yang dijual bebas di pasar juga sudah aman digunakan?
Pertanyaan-pertanyaan itulah yang ada di benak masyarakat setelah terjadi peristiwa Set top box (STB) meledak hingga menyebabkan korban jiwa dan tiga orang meninggal di dalamnya.
Berikut adalah tips memilih STB yang aman digunakan
Pertama, sebelum membeli, pastikan STB tersebut sudah bersertifikat Kominfo.
Kedua, jika sudah tersertifikasi oleh Kominfo maka itu adalah bentuk jaminan STB pasti dapat digunakan dan dilengkapi dengan fitur yang bisa berfungsi secara optimal.
Ketiga, untuk bisa menangkap siaran TV digital diperlukan STB khusus yang mendukung siaran Digital Video Broadcasting - Second Generation Terrestrial seperti STB DVB-T2, dan bukan STB lain seperti STB DVB-S (satelit), STB DVB-C (kabel), dan STB DVB-IPTV (internet protokol TV)
Bagaimana cara pasang STB ke TV tabung?
Pertama, Cara Pasang STB ke TV Tabung
Baca Juga: Baim Wong Datangi Bareskrim Polri, Ada Apa?
Biar Anda tidak kebingungan, berikut ini cara pasang STB ke TV tabung sendiri di rumah:
- Miliki STB berjenis DVB-T2a
- Kemudian pastikan TV analog dengan model tabung sudah power off atau mati
- Langkah selanjutnya, cabut semua kabel antena di TV tabung dan sambungkan ke port 'ANT IN' pada STB
- Lalu, sambungkan kabel HDMI dari STB ke TV analog.
- Kemudian yang harus diperhatikan adalah, jika TV tabung belum muncul sambungan HDMI, bisa juga disambungkan melalui kabel AV.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sering Ditagih Warga, Alasan Kapolres Bekasi Kombes Sumarni Hubungi Sony Sonjaya Terungkap
-
Kabar Terbaru Tol Bocimi, Kapan Jalur Cibadak-Sukabumi Barat Mulai Bisa Dilintasi?
-
Viral Siswi SD Menangis Akibat Listrik Padam Saat OSN, Disdik Sukabumi Minta Ujian Diulang
-
6 Fakta Terbaru Pemeriksaan Wabup Syafrudin, Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu
-
BEM USU Gelar Demo di DPRD Sumut Besok, Usung 6 Tuntutan
-
Mampukah CFD Ampera Menjadi Malioboro Mingguan Palembang?
-
Kejati Jabar Segera Layangkan Panggilan Kedua untuk Wabup Indramayu Syafrudin
-
Hasil PCMB Tidak Sesuai? Begini Cara Dialihkan ke Sekolah Swasta atau SPMB Tahap 2
-
Takut Diamuk Massa, Alasan Sopir Truk Fuso Kabur Usai Tabrak Lari Tokoh Pramuka
-
137 Kali Karhutla, 305 Hektare Lahan Sudah Hangus, Ancaman Asap Kembali Mengintai Sumsel?