SuaraTasikmalaya.id - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Benny Dollo meninggal dunia di usia 72 pada hari Rabu (1/2/2023).
Tentunya kabar ini menyisakan duka yang mendalam bagi kancah pesekpakbolaan di Indonesia, pasalnya Benny Dollo merupakan sosok yang sangat di kagumi.
Berita meninggalnya pun disebarkan salah satunya melalui akun Twitter resmi PSSI.
"Turut berduka cita atas berpulangnya Coach Benny Dollo." tulis akun Twitter @PSSI.
"Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan." lanjutnya.
Sementara itu, mantan Kapten Timnas Indonesia Firman Utina memberikan pesan melalui unggahan Instagramnya @firmanutina1515.
"Selamat jalan om Benny Dollo" tulisnya dengan emot sedih dan minta maaf.
Sebelumnya, pria yang biasa akrab dipanggil Bendol ini punya segudang prestasi sebagai pelatih.
Bendol mulai naik daun saat dirinya melatih Pelita Jaya di era 1987 hingga 1994. Ia berhasil memberika tiga gelar juara Galatama serta menjadi runner up sebanyak 3 kali.
Baca Juga: Gempa Garut Malam Ini yang Terasa Hingga Bandung Diduga Dipicu Sesar Garsela
Selain itu, nama Benny Dollo semakin meroket kala ia melatih Arema Malang mula dari tahun 2004 hingga 2006.
Bersama Arema Malang, ia menorehkan prestasi yakni memenangkan Divisi Satu Liga Indonesia di tahun 2004 dan dua kali juara Copa Indonesia pada tahun 2005 serta 2006.
Pengalamannya sebagai pelatih tak sampai disitu, Benny Dollo juga pernah menangani Mitra Kukar, Persija Jakarta hingga Sriwijaya FC. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Liburan Tak Biasa di Jakarta: Sensasi Makan di Atas Katamaran Sambil Menyusuri Sungai Tahang
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Menelusuri Lorong Gelap Larung: Dari Hasrat hingga Sejarah yang Berdarah
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Di Balik Thanksgiving Berdarah: Misteri Kelam Keluarga Sam Holland
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United