SuaraTasikmalaya.id - Manchester United menghadapi dua pertandingan super penting di pekan ini. Namun, misi untuk memenangkan keduanya cukup berat. Jatah istirahat antara dua laga itu cuma kurang dari 3 hari.
Pertama adalah menjamu Barcelona di leg-2 playoff Liga Europa, Jumat (24/2/23) dini hari di Old Trafford.
Kedua, melakoni babak final Carabao Cup melawan Newcastle United di Stadion Wembley, Minggu (26/2/23) malam.
Keduanya sama-sama penting, mengingat misi pelatih MU, Erik ten Hag, adalah meraih trofi apa pun yang bisa diraih musim ini. Demi memupus puasa gelar selama 6 tahun lamanya.
Menuntaskan Barcelona
Pada leg-1 pekan lalu di Camp Nou, laga berakhir seri 2-2. Kini bertindak sebagai tuan rumah, MU punya keuntungan dengan adanya dukungan dominan suporter sendiri di Old Trafford.
Karena tak ada lagi aturan produktivitas gol tandang, kedua tim seolah sama-sama mulai dari nol lagi. Baik MU maupun Barca harus lebih banyak mencetak gol dari lawan demi memastikan diri lolos ke perempat final Europa League.
Kebugaran pemain Red Devils menghadapi Blaugrana juga cukup baik, mengingat mereka punya masa istirahat ideal (4 hari) setelah mengalahkan Leicester 3-0 pekan kemarin.
Trofi Pertama Sejak 6 Tahun Nirgelar
Baca Juga: Sempat Mangkir Jadi Saksi, Teddy Minahasa Kembali ke Ruang Sidang Sebagai Terdakwa Perkara Narkotika
Trofi paling dekat yang bisa direngkuh MU musim ini tentu saja di ajang Carabao Cup. Bruno Fernandes dkk. tinggal menyingkirkan Newcastle di final.
Bukan trofi elit, namun setidaknya bakal mengobati rasa kangen Setan Merah akan hadirnya piala di genggaman mereka.
Trofi terakhir yang berhasil mereka dapat sudah sangat lama, yaitu 6 tahun lalu. Saat MU menjadi juara Europa League musim 2016/2017 di bawah asuhan Jose Mourinho.
Waktu Istirahat Sangat Sedikit
Dilansir dari manutd.com (23/02/23), jeda istirahat antara laga melawan Barcelona dan partai versus Newcastle hanya sekitar 2,5 hari saja. Tentu bukan durasi yang ideal buat ‘mendinginkan kaki’ di pertandingan fase gugur.
Manajer Erik ten Hag harus pintar-pintar melakukan rotasi pemain dan meracik taktik juga strategi agar para punggawanya tak kelelahan atau bahkan sampai cedera.
Jika mampu mengantisipasi jadwal rehat dengan optimal, bukan tak mungkin dua pertandingan penting tersebut bisa dimenangkan dengan nyaman. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026
-
Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT
-
John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda
-
Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular
-
BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta
-
BRI Wellness Experience Dukung Kesehatan Fisik, Mental, dan Finansial Masyarakat
-
Komunitas, UMKM, dan Merchant Bersatu Dukung Keseruan BRI Wellness Experience 2026 di Hutan Kota
-
Menteri Pariwisata RI Apresiasi BRI Wellness Experience Sebagai Penggerak Wisata Wellness