SuaraTasikmalaya.id – Seorang anak yatim di Banyuwangi harus meregang nyawa karena gantung diri. Seperti dikutip dari akun TikTok Pesona Banyuwangi, @pesona.bwi,
Dia adalah MR, bocah 11 tahun, warga Desa Suberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dapur rumahnya.
Menurut akun TikTok tersebut, MR diduga nekat gantung diri dikarenakan seringkali diolok-olok oleh temannya, bahwa dirinya tidak memilki ayah.
Dilansir dari akun Instagram @bwi24jam, pada Selasa, (28/2/2023), Kapolsek Pesanggaran, AKP Basori Alwi, mengkonfirmasi MR meninggal dunia pada Senin, (27/2/2023), dengan cara menggantung diri.
Menurut Basori, sesuai informasi keluarga korban, yang melatarbelakangi perbuatan nekat MR itu adalah karena dia selalu dirundung oleh teman-temannya karena dirinya merupakan anak yatim dan tidak memiliki ayah.
Menurut keterangan sang ibu, MR beberapa kali pulang sekolah dengan keadaan murung.
"Kata ibunya, kalau dia pulang, ngambek tidak menyapa, berarti sedang dongkol. Pernah ditanya sama ibunya, katanya di-bully teman-temannya karena dia anak yatim," ujar Kapolsek Pesanggaran AKP Basori Alwi, dikutip dari akun Instagram @bwi24jam.
Sempat mendapatkan pertolongan untuk dibawa ke klinik terdekat, namun nyawa MR tidak bisa diselamatkan.
Sementara itu Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Deddy Foury Millewa melalui Kasi Humas Polresta Banyuwangi, Iptu Agus Winarno, menghimbau kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya tindak perundungan (bullying), baik secara verbal fisik maupun sosial di dunia maya ataupun nyata.
Baca Juga: Seringkali Pamer Barang Mewah, Kepala Bea Cukai DIY Dicopot, Berapa Harta Kekayaannya?
Pasalnya, korban bullying dapat menjadi tidak nyaman, sakit hati, dan mentalnya tertekan.
“Selain dapat merugikan korban perundungan, perbuatan bullying juga dapat merugikan diri sendiri, karena biusa dijerat dengan hukum pidana,” pesannya. (*/Editor Zahran)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?
-
Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar
-
Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji