/
Sabtu, 04 Maret 2023 | 10:09 WIB
Potres asap yang masih mengebul akibat kebakaran Depo Plumpang. Pertamina dipastikan akan menanggung seluruh biaya korban. ((Twitter @danangmauulana))

SuaraTasikmalaya.idPertamina dikagetkan dengan salah satu deponya, yaitu Depo Plumpang di Jakarta utara, terbakar hebat. Kebakaran ini diawal suara ledakan keras, lalu kobaran api semakin membesar. 

Kobaran api ini merembet ke wilayah pemukinan padat penduduk sehingga kebakaran ini menimbulkan korban jiwa. Diketahui, sampai saat ini, terdapat korban meninggal sejumlah 17 orang, sementara untuk korbal luka, diduga lebih dari 60 orang. 

Meski demikian, dikabarkan pihak Pertamina akan menanggung biaya korban kebakaran ini. Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga. 

"Ya, Pertamina akan menanggung biayanya," kata Arya dikutip dari Antara, Sabtu (4/3/2023).

Arya juga menjelaskan bahwa saat ini, Pertamina akan didorong untuk melakukan penanganan penting seperti penyelematan masyarakat, dan karyawan depo Plumbon. 

"Yang terutama saat ini adalah penanganan-penanganan yang penting dulu," lanjut Arya. 

Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) Pertamina, Nicke Widyawati, memberikan permohonan maaf dan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarganya. Dirinya berjanji akan memberikan penanganan terbaik kepada para korban serta melakukan evaluasi agar perisitwa ini tidak lagi terjadi di kemudian hari. 

“Kami akan melakukan evaluasi dan merefleksi menyeluruh di internal demi menghindari kejadian serupa terulang,” ungkap Nicke dalam keterangan tertulisnya, dilihat Sabtu (4/3/2023). (*)

Baca Juga: Update! Linmas yang Tampar dan Olesi Balsem Pelajar di Shelter Surabaya Dipecat

Load More