SuaraTasikmalaya.id- Korban kebakaran di depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara Jumat (3/03/2023). mencapai 17 orang meninggal dan 35 luka berat dan ringan.
Status korban kalau beragama Islam bisa dikategorikan mati syahid, ini berdasarkan kitab yang ditulis Imam Nawawi.
Berdasarkan keterangan dari berbagai sumber yang dilansir tasikmalaya.suara.com dari berbagai sumber, status mati syahid yaitu orang yang mati karena berjihad melawan kafir harbi (yang memerangi agama Allah) sebagai contoh para Sahabat yang meninggal dalam peperangan melawan kaum kafir di lembah Uhud atau Badar, itu tergolong syahid di dunia dan di akhirat.
Jenazah orang yang meninggal di dalam medan perang itu tidak perlu dimandikan dan dishalatkan.
Selain itu, Imam Nawawi menjelaskan, seorang muslim yang tertimpa bencana alam, seperti dibunuh karena mempertahankan keluarga, harta dan agamanya, tertimpa reruntuhan bangunan, atau karena wabah yang baru saja terjadi, itu termasuk syahid dunia.
Jenazah seorang mukmin yang meninggal karena syahid dunia, itu perlu di shalatkan dan dimandikan.
Sementara itu, menurut Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis) Ustad Jeje Zainuddin, orang yang meninggal karena tertimpa musibah alam seperti kebakaran, banjir, dan gempa itu tergolong mati syahid.
Keterangan tersebut, diperkuat dengan hadis sahih riwayat Imam Bukhari dan Muslim.
Hadis yang diriwayatkan oleh perawi bernama Abdullah bin Amr bersambung sanad(rantai para perawi) kepada Rasulullah saw, tergolong hadis Marfu (hadis yang bersambung sanadnya kepada Rasulullah saw) menjelaskan dalam isi hadisnya, siapa saja yang terbunuh karena mempertahankan atau melindungi hartanya, termasuk syahid.
Baca Juga: Polisi Dalami Gangguan Teknis Pengisian BBM Diduga Jadi Pemicu Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
Lantas, bagaimana jika orang muslim yang menjadi korban tersebut meninggal karena terbakar?
Ustad Jeje menuturkan, bahwa “orang yang dizalimi dengan cara dianiaya lalu dibakar, mereka semoga orang yang termasuk mati syahid,” tambahnya.
(editor: KANGDAR)
Tag
Berita Terkait
-
Kapolri Sebut Ada 3 Warga Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Dinyatakan Hilang
-
Tampung Warga Pengungsi Kebakaran Depo Pertamina, PMI Jakarta Utara Kekurangan Toilet
-
Hangus Terbakar, RS Polri Periksa 15 Sampel Korban Kebakaran Pertamina Plumpang, Bakal Diidentifikasi
-
Ibu dan Anak Tewas Berpelukan, Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak