/
Minggu, 05 Maret 2023 | 13:26 WIB
Puing-puing reruntuhan bangunan yang terbakar akibat kebakaran Depo Pertamina Plumpang, 4 Maret 2023. (( polri.go.id))

SuaraTasikmalaya.id – Dilansir dari laman resmi Polri.go.id pada Minggu, (5/3/2023), polisi bersama petugas gabungan akan menurunkan alat berat ke lokasi permukiman yang terkena dampak kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, untuk mencari warga yang diduga masih hilang.

"Sedianya kita akan melakukan, memastikan menggunakan alat berat, salah satu fokusnya adalah yang bangunannya mengalami kerusakan roboh cukup besar. Pagi ini ketika terang kita upayakan evakuasi," jelas Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes. Pol. Gidion Arif Setyawan, S.H , S.I.K., M.H., dilansir dari laman antaranews, Sabtu (4/3/23).

Kombes. Pol. Gidion Arif Setyawan juga mengatakan pelibatan alat berat tersebut adalah tindak lanjut dari informasi warga yang juga dikuatkan dengan pelibatan anjing pelacak atas dugaan adanya korban di dalam puing-puing di lokasi tersebut.

"Saya belum bisa memastikan bangunan apa, tetapi bangunan yang terbuat dari permanen hebel gitu, runtuh. Kita menduga di dalamnya ada korban, biar bisa dicari," ungkap Kapolres.

Sementara itu, dikutip dari laman resmi Pertamina.com, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama direksi PT Pertamina (Persero) dan PT Pertamina Patra Niaga meninjau langsung lokasi insiden di Integrated Terminal Jakarta, Plumpang, Jakarta Utara pada Sabtu (4/3/2023).

Sejak hari pertama kejadian, tim Pertamina dan tim Polri berkoordinasi melakukan penanganan maksimal di lapangan. Mulai dari pengamanan lokasi kejadian, evakuasi warga sekitar dan korban, hingga penyaluran bantuan untuk korban yang mengungsi.

"Tentunya untuk mencari tahu sumber apinya dari mana. Ini sedang dilakukan pendalaman oleh tim. Saat ini, kita sedang mengumpulkan CCTV, saksi dan hal-hal yang kita perlukan sifatnya teknis yang nanti bisa kita jelaskan tentang peristiwa yang sebenarnya khususnya terkait dengan sumber api," imbuh Kapolri.

Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, mengalami kebakaran pada Jumat (3/3/23) sekitar pukul 20.00 WIB, dan api bisa dijinakkan sekitar pukul 23.00 WIB.

Update terkini korban peristiwa Depo Pertamina Plumpang yakni 19 korban jiwa, 49 luka-luka, dan tiga orang dinyatakan hilang. (*/editor zahran)

Baca Juga: Begini Kondisi Terbaru David Ozora, Korban Penganiayaan Mario Dandy Satriyo, Warganet: Go David Go!

Load More