Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, selain tembok beton yang menjadi pagar pembatas antara Depo Pertamina Plumpang dengan rumah penduduk, seharusnya terdapat buffer zone atau zona penyangga.
Menurut Jokowi, selain memberikan jarak aman terhadap keselamatan penduduk, zona penyangga bisa melindungi objek vital milik Pertamina.
“Karena barang-barang di dalamnya barang-barang yang sangat bahaya untuk berdekatan dengan masyarakat, apalagi dengan pemukiman penduduk,” kata Jokowi, di Plumpang, Jakarta Utara, Minggu (5/3/2023).
Jokowi juga mengaku, saat dirinya masih menjabat sebagai Gubernur DKI pada 2012-2014 silam, sempat diusulkan untuk pembuatan zona penyangga.
“Dulu memang sudah direncanakan untuk dibuat air di kanan kirinya sungai,” ujar Jokowi.
Namun, Jokowi mengaku selama ia jadi Gubernur DKI, baru hal itu yang ia rencanakan. Belum sampai kepada mencarikan solusi bagai para penduduk.
“Tetapi memang belum sampai kepada titik mencarikan solusi kepada penduduknya yang ada di situ. Tanah Merah-nya ini kan padat dan penuh,” tutur Jokowi.
“Semuanya harus dicarikan solusi. Saya kira keamanan masyarakat, keselamatan masyarakat harus menjadi titik yang utama,“ imbuhnya.
Dua Solusi Jokowi
Baca Juga: Dua Opsi Pilihan Jokowi: Warga Tanah Merah Direlokasi Atau Depo Plumpang Digeser Ke Reklamasi
Menurut Jokowi, ada dua solusi yang menurutnya tepat, yakni memindahkan Depo Pertamina ke tempat yang lebih layak atau melakukan relokasi terhadap penduduk yang jaraknya masuk dalam zona aman.
“Ini yang baru nanti dibicarakan, ada pilihan-pilihan, ada opsi-opsi, apakah deponya yang digeser apakah masyarakatnya yang digeser. Kalau digeser tanahnya di mana. Tapi harus segera ditemukan solusinya,” ujar Jokowi.
Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, terbakar pada Jumat (3/3/2023). Belasan orang meninggal dunia, sementara puluhan warga mengalami luka bakar, dan ratusan orang meengungsi atas musibah ini.
Berdasarkan info sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, korban meninggal dunia akibat musibah ini mencapai 17 orang.
Sementara korban luka bakar sebanyak 50 orang, yang tersebar di berbagai rumah sakit.
Kemudian, 579 jiwa orang mengungsi dampak peristiwa ini. Mereka tersebar di 6 titik wilayah pengungsian.
Berita Terkait
-
Dua Opsi Pilihan Jokowi: Warga Tanah Merah Direlokasi Atau Depo Plumpang Digeser Ke Reklamasi
-
371 Warga Masih Mengungsi Dampak Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
-
Polda Metro Jaya Rekayasa Lalu Lintas Yos Sudarso - Plumpang Semper Dampak Kebakaran Pertamina
-
Kebakaran Depo Plumpang, Legislator PDIP Seret Nama Anies: Dia Harus Ikut Bertanggung Jawab!
-
Permukiman Warga Plumpang Masuk Zona Bahaya, Jokowi: Zona Ini Memang Harusnya Zona Air
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Kejagung Lelang 308 Aset Koruptor: Ada Kursi Firaun Asabri hingga Tas Branded Harvey Moeis
-
Amien Rais: Rakyat Sudah Tidak Menyerang Gibran, Sekarang Dialihkan Semuanya ke Pak Prabowo
-
Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe
-
AS Rencanakan Serangan Baru ke Iran? Puluhan Pesawat Amunisi
-
Awas Ancaman Hantavirus! Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus, Ini Tips Amannya
-
Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan
-
Saling Terhubung via HT, 21 'Sniper' Pasang Badan Jaga Kampung Narkoba di Samarinda Selama 4 Tahun!
-
Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak
-
Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini
-
Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global