SuaraTasikmalaya.id - Tidak bisa dipungkiri, sekarang kita sebagai orang tua sudah sangat kesulitan untuk membatasi anak mengakses gadget.
Anak-anak zaman now umumnya sudah sangat ‘fasih’ mengoperasikan gadget macam smartphone atau tablet.
Bahkan para balita masa kini sudah tahu cara mengoperasikan ponsel pintar dengan mengusap-usap layar dan membuka aplikasi dengan hanya melihat simbol/ikon di layar HP.
Umumnya para bocah kekinian gemar main gadget untuk mengakses permainan/game atau sekadar menonton acara favorit mereka di kanal YouTube.
Kita sebagai orang tua memang tak bisa berbuat banyak dengan melarang anak bermain gadget. Si anak tetap akan mencari cara untuk dapat bermain gadget.
Namun, orang tua masih bisa melakukan filtrasi alias membatasi atau mencegah anak menonton tayangan yang tidak semestinya.
Film Kartun Berbahaya?
Disimak dari akun Instagram @dearmoms.id, film kartun biasanya jadi tontonan favorit anak-anak di gadget. Entah itu dari YouTube atau dari situs lain yang bisa diakses lewat ponsel pintar.
Namun, menurut akun IG tersebut, beberapa film kartun ternyata menyimpan bahaya laten bagi kejiwaan anak.
Baca Juga: Sambangi Pulau Tunda, Komunitas Nelayan Pesisir Banten Lakukan Ini Untuk Sejahterakan Pelaut
Tampilan kartun tersebut sekilas memang dikemas sedemikian rupa untuk tontonan anak. Tetapi jika ditelisik lebih dalam, beberapa di antaranya mengandung unsur kekerasan yang sangat berbahaya jika ditiru oleh anak-anak.
Happy Tree Friends
Happy Tree Friends merupakan serial kartun asal Inggris yang pertama kali rilis pada tahun 1999. Kartun ini bergenre komedi dewasa yang berisikan materi dark comedy penuh adegan berdarah yang sangat tidak direkomendasikan untuk ditonton anak-anak.
Di kartun ini misalnya ada adegan yang memperlihatkan tangan terpotong, kepala terlepas, semburan darah, dan scenes sadis lainnya.
Poppy Play Time
Poppy Play Time merupakan serial kartun yang dapat menimbulkan imaginasi negatif, bahkan dapat mempengaruhi otak dan anak-anak terancam gangguan mental.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
-
Momentum Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis & Sembako untuk Ojol Perempuan di Malang