/
Senin, 06 Maret 2023 | 21:16 WIB
Pemain Naturalisasi di skuad Persib Bandung. ((@infotipersib))

SuaraTasikmalaya.id - Persib Bandung di Liga 1 musim 2024 terancam kehilangan 1 pemain naturalisasi.

Hari ini para pemain Persib khususnya pemain naturalisasi mengungkapkan kegelisahan sekaligus keanehannya kepada publik maya.

Dua pemain yakni Marc Klok dan Victor Igbonefo menyoal rencana aturan atura regulasi pemain di Liga 1 musim depan.

Seperti diungkapkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Minggu sore, 5 Maret 2023, bahwa hasil Sarasehan Sepakbola Nasional di Surabaya, Sabtu 4 Maret 2023 di antaranya menyetujui, manajemen, nama dan sistem kompetisi yang akan mengalami perubahan.

Salah satunya terkait regulasi pemain asing dan pemain naturalisasi. 

Rencana regulasi pemain yang beredar saat ini menyebutkan kuota pemain asing akan ditambah menjadi 4 + 1 atau 4 Asing lain plus 1 asing Asean.

Namun yang dipandang aneh para pemain naturalisasi yakni rencana aturan setiap klub maksimal 2 pemain naturalisasi.

Victor Igbonefo bereaksi"Kalau main di Timnas WNI, kala,u main the club naturalisasi," kata Victor.

Sedangkan Marc Klok lebih keras lagi. Ia mengatakan dirinya dan rekan-rekan lainnya adalah WNI dan semua WNI seharusnya memiliki hak yang sama.

Baca Juga: Update Persiapan Piala Dunia U-20, Serius! FIFA Bisa Coret Stadion Indonesia, Ini Kata Erick Thohir

"Namun kami merasa peraturan tersebut mendeskriminasi kami sebagai warga negara naturalisasi," ujar Klok.

Hilang 1 Pemain

Jika rencana regulasi pemain yang disetujui Sarasehan Sepakbola Nasional akan diterapkan di Liga musim depan, maka Persib akan kehilangan 1 pemain naturalisasi.

Sebab saat ini Persib memiliki 3 pemain naturalisasi yakni Victor Igbonefo, Ezra Walian dan Marc Klok.

Persib menjadi tim yang paling banyak memiliki pemain naturalisasi.

Namun dengan regulasi seperti itu, siap-siap hanya dua naturalisasi di skuad Maung Bandung.

Apakah Klok dan Ezra, atau hanya Klok dan Victor? Atau siapa yang akan terpaksa harus pindah ke klub lain. (*)

Load More