SuaraTasikmalaya.id - Persib Bandung di Liga 1 musim 2024 terancam kehilangan 1 pemain naturalisasi.
Hari ini para pemain Persib khususnya pemain naturalisasi mengungkapkan kegelisahan sekaligus keanehannya kepada publik maya.
Dua pemain yakni Marc Klok dan Victor Igbonefo menyoal rencana aturan atura regulasi pemain di Liga 1 musim depan.
Seperti diungkapkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Minggu sore, 5 Maret 2023, bahwa hasil Sarasehan Sepakbola Nasional di Surabaya, Sabtu 4 Maret 2023 di antaranya menyetujui, manajemen, nama dan sistem kompetisi yang akan mengalami perubahan.
Salah satunya terkait regulasi pemain asing dan pemain naturalisasi.
Rencana regulasi pemain yang beredar saat ini menyebutkan kuota pemain asing akan ditambah menjadi 4 + 1 atau 4 Asing lain plus 1 asing Asean.
Namun yang dipandang aneh para pemain naturalisasi yakni rencana aturan setiap klub maksimal 2 pemain naturalisasi.
Victor Igbonefo bereaksi"Kalau main di Timnas WNI, kala,u main the club naturalisasi," kata Victor.
Sedangkan Marc Klok lebih keras lagi. Ia mengatakan dirinya dan rekan-rekan lainnya adalah WNI dan semua WNI seharusnya memiliki hak yang sama.
Baca Juga: Update Persiapan Piala Dunia U-20, Serius! FIFA Bisa Coret Stadion Indonesia, Ini Kata Erick Thohir
"Namun kami merasa peraturan tersebut mendeskriminasi kami sebagai warga negara naturalisasi," ujar Klok.
Hilang 1 Pemain
Jika rencana regulasi pemain yang disetujui Sarasehan Sepakbola Nasional akan diterapkan di Liga musim depan, maka Persib akan kehilangan 1 pemain naturalisasi.
Sebab saat ini Persib memiliki 3 pemain naturalisasi yakni Victor Igbonefo, Ezra Walian dan Marc Klok.
Persib menjadi tim yang paling banyak memiliki pemain naturalisasi.
Namun dengan regulasi seperti itu, siap-siap hanya dua naturalisasi di skuad Maung Bandung.
Apakah Klok dan Ezra, atau hanya Klok dan Victor? Atau siapa yang akan terpaksa harus pindah ke klub lain. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO
-
Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan
-
Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?
-
3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan
-
Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity
-
Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen