SuaraTasikmalaya.id – Viralnya Guru Sabil yang dipecat usai kritik Ridwan Kamil membuat Dedi Mulyadi mengunjungi Budayawan Cirebon untuk bertanya lebih dalam tentang kata ‘Maneh’.
Dilansir dari LEMBUR PAKUAN CHANNEL (17/3/23), mantan Bupati Purwakarta yang kini merupakan anggota DPR RI itu menemui dua orang budayawan di Gedung Kesenian Cirebon.
Kang Dedi bertanya kata maneh itu di Cirebon apakah termasuk ke dalam kategori Bahasa kasar atau alus.
Budayawan tersebut menjelaskan bahwa kata ‘maneh’ di Cirebon termasuk ke dalam kategori sedang, bahkan bisa menjadi simbol kedekatan.
“Kalau bagi Cirebon ya sedengan, malah itu kemudian ketika digunakan menjadi simbol kedekatan,” kata budayawan itu.
Dirinya juga menambahkan bahwa ucapan kata ‘maneh’ ke Ridwan Kamil yang dilontarkan oleh Guru Sabil adalah sebuah kewajaran.
“Makanya ketika saya amati bagaimana Pak Sabil yang guru itu memaneh-maneh Pak Gubernur, bagi saya itu suatu kewajaran karena misalnya beliau pernah jadi tim sukses (Tim sukses Ridwan Kami),” tambah Budayawan tersebut.
Hal tersebut diketahui dari foto yang beredar belakangan ini yang memperlihatkan Guru Sabil sedang berjabat tangan dengan Ridwan Kamil.
Mantan Guru Honorer SMK Telkom Cirebon itu memang mengakui bahwa dirinya merasa memiliki kedekatan emosional dengan Ridwan Kami.
Baca Juga: Detik-detik Teddy Minahasa Akui Kirim Pesan untuk Tukar Sabu dengan Tawas
Dalam video kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL (17/3/23), Guru Sabil menyatakan bahwa dirinya menganggap bahwa Ridwan Kamil atau yang akrab disapa Kang Emil itu sebagai sosok yang akrab, sehingga dia berani untuk berkomentar maneh kepada Gubernur Jawa Barat tersebut.
“Konteks maneh disitu sih sebenernya karena saya dan warga lainnya apal (tahu) sosok beliau, sosok yang akrab, someah (ramah) gitu, lebih ke friendly (ramah),” ungkap Sabil.
Berita Terkait
-
Masjid Rancangan Ridwan Kamil Rampung, Khofifah: Siap Digunakan saat Ramadhan
-
Santai Hadapi Isu Pemecatan Guru, Ridwan Kamil Healing ke Waduk Darma
-
Dedi Mulyadi Datangi Sekolah Guru Sabil yang Dipecat karena 'Maneh', Satpam Bilang Siswa Merasa Kehilangan
-
Ridwan Kamil Harus Tanggung Jawab Pemecatan Guru SMK di Cirebon
-
Sekolah yang Pecat Guru Setelah Kritik Ridwan Kamil Buka Bagian dari Yayasan Pendidikan Telkom
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
4 Pilihan Motor Hybrid di Indonesia dari Termurah hingga Premium
-
4 Rekomendasi Day Cream Vitamin C untuk Kulit Cerah Seharian, Bye Kusam!
-
Ratusan Guru PPPK Paruh Waktu Sambangi DPRD Tulungagung, Tuntut Kesejahteraan Layak
-
Ronald Araujo Alami Depresi, Hansi Flick Tunjuk Hidung Luis Enrique
-
Kemensos Akan Bagikan Jadup Rp450 Ribu per Bulan untuk Korban Banjir Sumatra Pekan Ini
-
7 HP Gaming Paling Murah dengan RAM Besar, Solusi Main Game Lancar Anti Lag
-
Nyaris jadi Korban Mohan Hazian, Cewek Ini Diajak Pemotretan Berduaan
-
Gempa M 2,6 Guncang Timur Laut Bone, Kedalaman 5 Km
-
PDIP Dukung Pernyataan Dasco: Pemimpin Harus Cetak Keberhasilan Sebelum Pikirkan Periode Kedua
-
Mendagri Instruksikan Percepatan Pemindahan Pengungsi Bencana Sumatra ke Hunian Layak