SuaraTasikmalaya.id - Sahur merupakan waktu makan dan minum sebelum memulai puasa pada bulan Ramadan. Namun, seringkali kita terlambat bangun tidur sehingga waktu yang tersisa untuk bersahur sangat mepet. Hal ini tentu membuat panik karena makanan yang tersedia kadang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan energi selama satu hari berpuasa.
Untuk itu, sebaiknya kita menghindari kebiasaan tidur larut malam, agar kita bisa bangun diwaktu yang tepat saat sahur.
Selain itu, untuk mengatasi masalah telat bangun saat sahur, seorang ahli gizi kenamaan dari RSCM, Fitri Hudayani, SST., S.Gz, MKM, RD, menganjurkan agar kita mengonsumsi makanan atau minuman yang memiliki kepadatan energi yang cukup, seperti sari buah.
Kepadatan energi pada makanan dapat didefinisikan sebagai jumlah energi yang terkandung dalam suatu jenis makanan dalam satu gram atau satu porsi. Makanan dengan kepadatan energi tinggi memiliki lebih banyak kalori per gram atau porsi dibandingkan dengan makanan dengan kepadatan energi rendah.
Makanan dengan kepadatan energi cukup biasanya lebih mengenyangkan dan membuat kita merasa kenyang lebih lama, sehingga dapat membantu menjaga kestabilan gula darah dan mengurangi rasa lapar selama berpuasa.
Salah satu contoh makanan dengan kepadatan energi yang cukup tinggi adalah sari buah. Sari buah yang segar mengandung banyak vitamin dan mineral serta serat yang membantu menjaga kesehatan pencernaan dan sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, sari buah juga dapat membantu meningkatkan energi selama berpuasa karena mengandung gula alami yang mudah dicerna oleh tubuh.
Namun, meskipun sari buah dapat menjadi pilihan yang baik untuk sahur, kita tetap harus menjaga jumlah yang kita konsumsi karena mengonsumsi terlalu banyak gula dapat memicu peningkatan kadar gula darah yang cepat dan menimbulkan rasa lapar yang lebih cepat selama berpuasa.
Selain sari buah, opsi lain yang bisa dikonsumsi adalah sari kacang hijau, susu, dan makanan cair lainnya.
Baca Juga: Heboh Polisi Pamer Musnahkan 43 Hektare Ladang Ganja di Aceh, Warganet: Waktu di Tanam ke Mana Aja?
Dalam kesimpulannya, mengatur pola makan dan tidur yang sehat merupakan kunci penting untuk mengatasi masalah terlambat bangun saat sahur pada bulan Ramadan. Memilih makanan dengan kepadatan energi yang cukup seperti sari buah juga dapat membantu meningkatkan energi selama berpuasa. Selamat menjalankan ibadah puasa dan semoga bermanfaat! (*)
Sumber: Antara News
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Bank Cirebon Bangkrut: Izin Dicabut, Pemkot Respon Sikap OJK dan LPS
-
Bridgestone Ecopia Tersedia dengan Ukuran Baru untuk Innova Zenix
-
Oknum Pegawai Kecamatan Aniaya 4 Pekerja SPBU di Tuban Terekam CCTV, Polisi Turun Tangan
-
Format FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Lawan St Kitts and Nevis, Potensi Jumpa Bulgaria di Final
-
Geger SMA di Jaktim, Guru Diduga Lecehkan Banyak Siswi, Korban Lain Buka Suara
-
PSSI Ungkap Pergerakan John Herdman Keliling Eropa Cari Amunisi Baru Timnas Indonesia
-
Siapa Pemilik Thanksomnia? Mohan Hazian Resmi Dicoret dari Manajemen
-
Saham INET Diborong, Akumulasinya Capai Rp 110 Miliar
-
Siapa Istri Mohan Hazian? Mantan Pramugari dan Presenter TV Turut Terseret Imbas Kasus Suami
-
Bocah SD Tewas Tertabrak Kereta di Parung Panjang, Terlempar hingga 30 Meter Saat Pulang Sekolah