SuaraTasikmalaya.id – Marah merupakan salah satu bentuk emosi yang biasa terjadi pada seluruh umat manusia. Akan tetapi, bentuk emosi ini sebisa mungkin harus kita kendalikan.
Karena jika kita tidak mampu mengontrol amarah, maka dampaknya akan sangat merugikan diri sendiri bahkan orang lain.
Salah satunya di bulan Ramadhan, lapar dan haus yang dirasakan membuat kita menjadi seseorang yang lebih mudah marah.
Padahal, Ramadhan adalah waktu di mana kita sebagai umat muslim harus menahan segala bentuk nafsu, salah satunya marah.
Bulan Ramadhan ini hendaknya kita jadikan untuk memperbaiki diri dan lebih bersabar atas segala situasi yang mungkin terjadi.
Selain itu emosi yang tidak dikendalikan akan menjadikan puasa kita hanya sekedar menahan rasa lapar dan haus saja.
Melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya membagikan beberapa tips untuk meredan amarah.
Hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan mempertanyakan diri, haruskah kita marah terhadap hal tersebut.
Jika memang harus marah, maka kita perlu menentukan waktu yang tepat untuk mengeluarkannya.
Baca Juga: Meski Persib Kalah, Bobotoh Terharu dengan Perlakuan Jakmania, Begini Kejadiannya
Artinya, kita harus bisa menempatkan rasa marah tersebut pada alasan yang tepat. Bukan semata-mata karena dendam, tetapi lebih untuk kebaikan.
Kemudian ketika merasa marah, kita harus bisa berpikir dengan menggunakan akal dan syariat islam.
Dalam hal ini, bukan berarti kita harus memangkas amarah tersebut, tetapi lebih berkaca kepada syariat islam terutama tentang kesabaran.
Selain itu, menurut Imam Ghazali, penting bagi kita untuk mengetahui pahala-pahala tentang keutamaan sabar.
Karena keimanan kita yang ‘merindukan’ pahala itu yang akan membantu diri kita menjadi pribadi yang lebih sabar.
Lalu, ketika kita memandang kesabaran sebagai sebuah pahala, akan lebih mudah bagi kita untuk menjadi sosok yang sabar. Terutama saat menghadapi hal-hal yang menguji emosi. (*)
Berita Terkait
-
Bagaimana Hukum Wanita Tidak Menikah dalam Islam? Ini Penjelasan Buya Yahya
-
Lupa Sedang Puasa Setelah Berhubungan Intim dengan Pasangan, Bagaimana Hukumnya?
-
Bukan Haid, Seorang Wanita Dikatakan Gugur Kewajiban Puasa jika Mengalami Ini Menurut Buya Yahya
-
Haid ketika Puasa Ramadhan, Buya Yahya Anjurkan Amalkan Dzikir dan Membayar Qodho Pengganti Kewajiban Puasa
-
Cara Sholat Tarawih untuk Pekerja Shift Malam, Buya Yahya: Boleh Sendirian atau Dilakukan di Perjalanan Pulang
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana