/
Senin, 03 April 2023 | 11:00 WIB
Ustadz Adi Hidayat jelaskan hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan Lailatul Qadar. (Youtebe Adi Hidayat Official)

SuaraTasikmalaya.id – Bulan Ramadhan disebut sebagai bulan yang istimewa, karena pada bulan ini Allah memberikan keberkahan berkali-kali lipat kepada umatnya. Pada bulan ini juga terdapat sebuah malam paling istimewa, yaitu malam Lailatul Qadar

Malam Lailatul Qadar adalah satu malam penting di bulan Ramadhan, malam ini disebut juga sebagai malam kemuliaan, karena segala hal baik yang dikerjakan itu merupakan hal yang mulia.

Seorang muslim yang menjalankan kebaikan pada malam Lailatul Qadar dianggap telah mengerjakan amal baik selama 83-84 tahun. 

Lailatul Qadar dilakukan pada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan. Pada saat itu, sebaiknya kita sebagai umat muslim memperbanyak beribadah kepada Allah SWT. 

Untuk itu, sebagai umat muslim yang taat kita harus mempersiapkan diri, guna menyambut malam kemuliaan tersebut. 

Perihal ini, Ustadz Adi Hidayat menyampaikan beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk menyambut dan mendapatkan Lailatul Qadar. 

1.      Fisik dan mental yang prima

Rasulullah memiliki suatu kebiasaan ketika akan menyambut malam Lailatul Qadar, hal itu dijelaskan dalam HR. Muslim nomor 1175. 

“Kebiasaan Rasulullah SAW menyiapkan kembali dengan sungguh-sungguh, menguatkan kembali keadaan dirinya, mengencangkan ikat pinggangnya,” (HR. Muslim : 1175). Dikutip dari kanal YouTube Audio Dakwah, Senin (3/4/2023). 

Baca Juga: Yakin Sudah Jalani Ramadhan Sesuai Tuntunan? Ini Ciri-ciri Orang yang Puasanya Benar Kata Ustadz Adi Hidayat

Dalam hal ini Rasulullah menyiapkan penampilannya karena akan menghadap Allah SWT. 

Selain menjaga penampilan fisik, kita juga diminta untuk mempersiapkan mental yang baik. Caranya dengan motivasi-motivasi berdasarkan perilaku Rasulullah. 

2.      Mencari tempat strategis

Untuk menyambut Lailatul Qadar, umat muslim sebaiknya beriktikaf. Iktikaf dilakukan dengan cara berdiam diri di masjid, hal ini bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Oleh karena itu, untuk memperlancar iktikaf kita harus menentukan lokasi masjid yang strategis, yaitu masjid yang baik dan dekat dari rumah. 

Masjid dianggap sebagai tempat paling kondusif untuk beribadah, karena di dalam masjid tidak ada TV, koran, atau hal lain yang dapat mengagalkan fokus saat beribadah. 

Load More