/
Selasa, 04 April 2023 | 16:25 WIB
Ganjar Pranowo pada acara Mata Najwa. (Tangkap layar Youtube/Najwa Shihab)

SUARA TASIKMALAYA- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, disebut-sebut sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas gagalnya Tim Nasional Indonesia U20 bermain di Piala Dunia FIFA U20 2023.

Ganjar disebut demikian, Setelah FIFA membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20.

Mendengar keputusan tersebut, banyak pihak yang kecewa akan batalnya Piala Dunia U20 di Indonesia termasuk para pemain Timnas U20 dan pecinta sepakbola Indonesia.

Ini diungkap oleh warganet dan beberapa pemain, meluapkan kekecewaanya pada kolom komentar dari postingan Instagram @ganjar_pranowo.

Pada videonya yang diupload di kanal Youtube Najwa Shihab pada acara Mata Najwa, Ganjar sendiri mengaku tidak berniat membatalkan Piala Dunia U20 di Indonesia.

“Kalo saya bisa membuat statement dan menggagalkan pekerjaan sebesar ini memang otoritasnya ada dimana? Saya kira kalo keputusannya ada di FIFA dan komunikasinya dengan PSSI tentulah mereka sudah akan menyiapkan segala sesuatunya,” ucap Ganjar pada acara Mata Najwa di kanal Youtube Najwa Shihab, Selasa (4/4/2023).

Ganjar menjelaskan menolak israel berdasarkan aspek sejarah dan potensi-potensi yang dapat merugikan Indonesia. Namun, Ganjar mendorong agar Piala Dunia U20 tetap berjalan.

“Maka di dalam pernyataan saya itu, sebagai kader partai saya menyampaikan cerita bagaimana kesejarahannya, bagaimana potensi-potensi yang kemungkinan bisa merugikan kita. Maka kami dorong agar Piala Dunia U20 bisa berjalan, bisa terselenggara tanpa Timnas Israel,” jelasnya.

Ganjar juga menyebutkan seharusnya pemerintah bisa membuat terobosan dengan bernegosiasi kepada pihak berwenang agar Piala Dunia U20 tetap terselenggara.

Baca Juga: Keluarga Klarifikasi Kabar Anak Mamah Dedeh Pindah Agama: Itu Hoaks

“Silahkan pemerintah membuat terobosan-terobosan bernegosiasi atau melobi agar bisa terselenggara (Piala Dunia U20), jadi kami juga ingin itu terselenggara,” ujarnya. (*)

Load More