SUARA TASIKMALAYA – Membuat kue kering menjadi rutinitas wajib menjelang lebaran.
Kue kering merupakan salah satu hidangan yang sangat digemari saat hari raya lebaran, baik itu oleh anak kecil maupun orang dewasa.
Namun, kue kering ini memiliki kandungan gula yang tinggi, sehingga dapat memicu resiko penyakit berbahaya seperti diabetes.
Meski begitu, terdapat beberapa tips agar kita tetap bisa menyantap kue kering tanpa harus takut menghadapi resiko terkena diabetes.
1. Mengganti gula dengan pemanis
Kandungan gula pada kue kering menjadi salah satu penyebab utama mengapa makanan tersebut sangat berbahaya apabila dikonsumsi berlebihan.
Sebab, setiap 100 gram gula pasir sama dengan 360 kalori, yang akan menjadi lebih buruk apabila kue kering yang disantap mengandung jumlah gula yang lebih besar.
Untuk menyiasatinya, kita dapat mengganti gula pasir dengan pemanis yang lebih sehat seperti madu, stevia, nectar agave, atau sukralosa.
2. Mengurangi takaran gula
Jika kita ingin mengonsumsi kue kering yang sehat dan rendah gula, kita dapat mengurangi takaran gula dengan jumlah yang dianjurkan pada resep.
Misalnya, jika pada resep tertulis 200 gram gula pasir, maka cukup gunakan 150 sampai 100 gram gula pasir.
3. Mengganti gula dengan ekstrak maple
Selain menggunakan pemanis sebagai pengganti gula, kita juga dapat memanfaatkan ekstrak maple sebagai penambah rasa manis pada kue kering.
Cara alternatif ini dinilai jauh lebih sehat dibanding harus menggunakan gula pasir. Selain ekstrak maple, kita juga dapat menggunakan ekstrak vanilla dan gula kelapa pada kue kering. (*)
Berita Terkait
-
Resep Kue Sagu Keju untuk Lebaran, Praktis dan Mudah Dibuat
-
4 Tips Jitu Menyimpan Kue Nastar agar Awet dan Tak Mudah Berjamur
-
5 Cara Menyimpan Kue Kering Lebaran agar Tahan Lama dan Tetap Renyah
-
Resep Nastar Nutella untuk Lebaran, Tidak Kalah Nikmat dari Selai Nanas Premium
-
Jangan Asal Pilih! Begini 4 Tips Jitu Memilih Kue Lebaran agar Berkualitas
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
4 Rekomendasi Loose Powder untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat sesuai Review
-
Detik-detik Mahasiswa Hadang Mobil Berpelat Dinas Kejaksaan, Tuntut Transparansi Kasus Eks Jampidsus
-
Jangan Pilih Kasih! Kejagung Didesak Segera Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Gunung Anak Krakatau 'Batuk' 19 Kali dalam Sebulan: Selat Sunda Berstatus Siaga
-
Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000
-
Derita Berlipat Ibu Korban Little Aresha: Berjuang Sembuhkan Trauma Anak Sekaligus Diri Sendiri
-
Syarat Segunung, Nasib Menggantung: Wajah Birokratis Rekrutmen di Indonesia
-
Jadwal Stock Split Saham RMKE
-
Pramono Anung Minta Ancaman Teror Bom di Srengseng Sawah Didalami, Sekolah Harus Tetap Jalan
-
Dari Euro 1992 ke Piala Dunia 2026: Benarkah Skandinavia Sedang Menuju Masa Kejayaan Baru?