/
Kamis, 13 April 2023 | 13:00 WIB
Muslimah di Hari Raya Idul Fitri. ((pexels.com))

SUARA TASIKMALAYA – Berikut ini 8 adab di hari raya Idul Fitri, mulai dari mandi pagi hingga mengunjungi sanak keluarga.

Idul Fitri merupakan bentuk perayaan atas kemenangan umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Perayaan Idul Fitri ini selalu disambut antusias oleh seluruh umat muslim, tampak dari banyaknya persiapan yang dilakukan untuk menyambut Idul Fitri. 

Adapun dalam menyambut hari raya Idul Fitri, kita juga perlu memperhatikan adab atau aturan saat Idul Fitri, agar perayaan tersebut menjadi lebih baik dan sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW. 

Berikut ini adab-adab yang harus diperhatikan saat hari raya Idul Fitri. 

1.  Mandi di pagi hari

Disunnahkan bagi umat muslim untuk mandi di pagi hari sebelum akan pergi sholat Idul Fitri, seperti yang disampaikan dalam riwayat Ali yang di keluarkan oleh Imam Al Baihaqi. 

“Bahwa disunnahkan mandi bagi kita sebelum pergi menuju sholat Ied,” (dalam kitab hadist Imam Al Baihaqi), dikutip dari kanal YouTube Yufid.TV, Kamis (13/4/2023). 

2.  Memakai pakaian yang bagus

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Tasikmalaya Kota dan Kabupaten, serta Ciamis 13 April 2023, Hujan dari Siang hingga Dini Hari

Saat hari raya Idul Fitri, sebaiknya umat muslim menggunakan pakaian yang bagus dan layak, yang juga dijelaskan dalam hadist Rasulullah SAW. 

“Rasulullah SAW memiliki baju yang khusus untuk Idul Fitri, untuk hari raya dan menerima tamu,”

Perlu digarisbawahi, baju yang bagus di sini tidak harus baju yang baru, karena itu yang juga dilakukan oleh Rasulullah SAW. 

3.  Makan terlebih dahulu 

Sebelum pergi untuk beribadah sholat Idul Fitri, umat muslim hendaklah makan dan mengisi perut terlebih dahulu. 

Dalam riwayat Abu Daud dijelaskan, Rasulullah SAW biasanya memakan beberapa kurma sebelum berangkat sholat Idul Fitri. 

Namun, di hari raya Idul Adha tidak disunnahkan untuk melakukan hal tersebut. 

4.  Berjalan kaki saat pergi sholat Idul Fitri

Rasulullah SAW dan para sahabatnya selalu berjalan kaki menuju tempat sholat Idul Fitri, keculai tempat pelaksanaan sholat tersebut cukup jauh. 

Di perjalanan menuju tempat sholat, kita juga diminta untuk memperbanyak takbir, hingga sampai di tempat sholat. 

5.  Mendengarkan khutbah 

Sunnah hukumnya bagi kaum muslim untuk mendengarkan khutbah Imam tepat setelah sholat selesai, karena khutbah Imam merupakan bagian dari rukun sholat Idul Fitri. 

6.  Memberikan tahniah

Apabila sholat dan khutbah Idul Fitri sudah selsai, umat muslim diperkenankan untuk memberikan tahniah

Tahniah sendiri merupakan ucapan selamat kepada sesama umat muslim, atas keberhasilan mereka menyelesaikan puasa Ramadhan serta menyambut hari raya Idul Fitri. 

Seperti disebutkan oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari, di mana dahulu para sahabat memberikan tahniah satu sama lainnya, dengan mengucapkan:

“Taqabbalallahu minna wa minkum,”. 

Akan tetapi, jangan sampai dilakukan oleh orang yang bukan mahramnya, terutama jika mereka harus bersalaman. 

7.  Memperlihatkan kegembiraan 

Pada hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha, sangat dianjurkan bagi kita sebagai umat muslim untuk memperlihatkan kegembiraan. 

Sebab, pada masanya Rasulullah SAW dan para sahabat selalu memiliki berbagai cara untuk menunjukkan kebahagiaan mereka pada hari raya Idul Fitri. 

8.  Mengunjungi sesama keluarga 

Melakukan ziarah pada hari raya Idul Fitri, nyatanya tidak hanya dilakukan pada orang yang sudah wafat saja. 

Ziarah yang berarti mengunjungi ini, juga dapat dilakuka kepada sanak keluarga sebagai bentuk menjaga tali silaturahmi. 

Tetapi, dalam hal ini kita tetap harus menjaga diri dari orang yang bukan mahramnya. (*)

Load More