SUARA TASIKMALAYA – I Wayan Koster mendukung penuh penyelenggaraan ANOC World Beach Games (AWBG) 2023 yang akan dilangsungkan di Bali, meskipun Israel datang sebagai peserta.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo kepada awak media.
Bahkan, dirinya menyebutkan bahwa I Wayan Koster 1000 persen mendukung penyelenggaraan tingkat dunia itu.
“Alhamdulillah sudah ada satu pertemuan dan juga kesepakatan bahwa Pemprov Bali dan Gubernur 1.000 persen mendukung penyelenggaraan perhelatan dunia World Beach Games yang kedua ini," ucap Dito.
I Wayan Koster yang berada di samping Menpora juga menyampaikan alasannya mendukung World Beach Games meskipun diikuti Israel.
“Kami membicarakan bagaimana agar World Beach Games ini berjalan dengan baik sesuai dengan konstitusi dan baik dari tata kelola, juga tetap berjalan dengan lancar karena sudah ada kesepakatan Bali menjadi tuan rumah," ungkap jar Iwayan Koster.
Sikap I Wayan Koster yang tidak konsisten membuat netizen, terutama pecinta sepak bola geram.
Pasalnya, Gubernur Bali tersebut terang-terangan menolak kehadiran Israel dan diduga menjadi salah satu penyebab dicabutnya status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.
“Ngomong FIFA standar ganda, ngaca pak!!!” tulis akun @aks*****
“Ya memang acara ini tidak disiarkan di TV dan tidak seramai World cup U20 kemarin, tapi kan pesertanya tetap sama saja ada israelnya, kalau masalahnya israel harusmya sama dong? Aneh2 sumpah bingung,” ujar akun @arp*******
“Mana nih yang kemarin teriak konstitusi? Pada ngomong FIFA standar ganda, lah ini apaan kalau bukan standar ganda wkwkwk” kata akun @ary**********
Menjadi pertanyaan di benak warganet, mengapa saat event Piala Dunia U-20, I Wayan Koster paling keras teriak menolak Israel datang tetapi sekarang malah bersikap sebaliknya?
Sebagai informasi, ANOC World Beach Games 2023 merupakan ajang turnamen olahraga pantai dan air berskala dunia yang akan digelar 5-12 Agustus mendatang di Bali.(*)
Berita Terkait
-
Bahas World Beach Games 2023, Menpora Dito Temui Gubernur Bali
-
CEK FAKTA: FIFA Jatuhkan Sanksi untuk Sepak Bola Israel Selama 5 Tahun
-
Liga Ramadhan Jalur Gaza, Obat Senyum Pengungsi Palestina di Tengah Ancaman Israel
-
3 Faktor yang Mungkin Bikin Justin Hubner Bimbang Lanjutkan Naturalisasi
-
CEK FAKTA: Israel Disanksi FIFA 5 Tahun, Indonesia Resmi Ikut Piala Dunia U-20 2023
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi